Suarapena.com, JAKARTA – Setelah ramai keluhan dari pengguna, Komisi V DPR RI akhirnya turun langsung menjajal Tol Sheikh Mohammed Bin Zayed (MBZ) pada Kamis (6/11/2025). Hasilnya, sejumlah titik dengan permukaan jalan bergelombang atau bumping terbukti masih menjadi masalah utama di tol layang kebanggaan tersebut.
Wakil Ketua Komisi V DPR RI Andi Iwan Darmawan Aras mengatakan fenomena bumping ini sudah banyak dikeluhkan masyarakat dan perlu segera diatasi oleh pihak pengelola, dalam hal ini Jasa Marga.
“Kami berharap kunjungan ini bisa mendorong perbaikan yang lebih besar, terutama di wilayah bumping yang banyak. Kalau dibiarkan, bisa berisiko bagi keselamatan pengguna,” ujar Andi dalam keterangannya, Jumat (7/11/2025).
Andi menambahkan, hasil peninjauan menunjukkan Standar Pelayanan Minimal (SPM) di Tol MBZ belum sepenuhnya terpenuhi. Komisi V memberikan catatan khusus agar Jasa Marga bersama BPJT (Badan Pengatur Jalan Tol) segera melakukan perbaikan menyeluruh.
“Tol ini bukan cuma harus lancar, tapi juga aman dan nyaman. SPM-nya masih perlu disempurnakan,” tegasnya.
Komisi V DPR berkomitmen mengawal peningkatan kualitas layanan jalan tol agar pengguna bisa menikmati perjalanan yang tidak hanya cepat, tapi juga lebih aman dan nyaman.
Tol MBZ sendiri dikenal sebagai salah satu tol layang terpanjang di Indonesia, namun sejak beroperasi kerap menuai keluhan dari pengendara karena permukaannya yang tidak rata. Kini, publik menunggu langkah nyata dari pengelola untuk memperbaiki kondisi tersebut. (r5/aha)










