“Berpikir kritis artinya tidak mudah percaya dengan apa yang tersebar di media sosial, jadi harus dicek dahulu kebenarannya,” jelas dia.
Dalam berperilaku aman, warganet juga sebaiknya tidak mengumbar begitu saja data-data pribadi dan diunggah ke internet. Tidak sembarangan menginstall aplikasi dan membuat password yang kuat agar tidak mudah dibobol oleh peretas.
“Poin selanjutnya adalah bertanggung jawab. Bertutur kata yang positif dan menyebarkan konten-konten kebaikan,” lanjutnya.
Sementara narasumber lainnya, Kristien Mey Triyana selaku narasumber dari Mafindo dalam penjabarannya, mengajarkan mahasiswa tentang bagaimana melakukan klarifikasi, verifikasi konten baik berupa foto, video, maupun lokasi.
“Jadi kita harus tahu kemana kita bisa mencari klarifikasi atas informasi yang meragukan, teknik verifikasi konten editan dan foto, bagaimana teknik verifikasi video dan lokasi,” katanya.










