Scroll untuk baca artikel

NewsPendidikan

Ratusan Mahasiswa Belajar Tangkal Berita Palsu

×

Ratusan Mahasiswa Belajar Tangkal Berita Palsu

Sebarkan artikel ini
Mahasiswa Universitas Bina Insani usai mengikuti seminar anti hoax.

Menurutnya, ada beberapa gangguan informasi yang bisa terjadi dalam dunia digital. Gangguan itu diantaranya Misinformasi yakni informasi salah tetapi yang membagikannya percaya bahwa informasi itu benar. Yang kedua Disinformasi yakni informasi salah yang dibagikan oleh orang yang mengetahui itu salah atau disengaja.

Selanjutnya yang ketiga adalah Malinformasi, yakni informasi yang memiliki unsur kebenaran, baik dalam penggalan atau keseluruhan fakta objektif.

Advertisement

Scroll untuk terus membaca

“Namun dalam Malinformasi ini penyajiannya dikemas sedemikian rupa untuk melakukan tindakan yang merugikan pihak lain,” lanjutnya.

Berita Terkait:  AI Goes to School, Mafindo Gelar Kelas Kecerdasan Artifisial di SMA Santa Maria Monica

Dari data yang ia miliki, Mafindo mencatat tema hoax yang banyak tersebar di dunia digital tertinggi pada bidang kesehatan, dan disusul oleh bidang politik. Pada bidang kesehatan hox yang tersebar pada 2021 mencapai 24,7 persen, sementara pada bidang politik mencapai 22,7 persen.

Berita Terkait:  AI Goes to School, Mafindo Gelar Kelas Kecerdasan Artifisial di SMA Santa Maria Monica

Sementara itu penyebaran hoax pada 2021 tercatat mencapai 1.888 yang didominasi oleh media sosial Facebook dengan persentase mencapai 49,4 persen.

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suarapena.com | Suara Pena Mata Hati Bangsa

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca