Oleh: Guns Memang Ajibs
NUN di Utara Bekasi, ada sesosok ulama kharismatik bernama Kyai Haji Noer Ali. Semenjak kecil beliau mondok di beberapa pesantren, dan menghabiskan masa remajanya di Mekkah. Berguru pada ‘alim ulama di sana.
Karomahnya luar biasa, keberkahannya sungguh terasa. Kampung Ujung Malang dari kampung yang terbelakang menjadi sebuah kampung istimewa. Masyarakatnya semenjak dini telah diberikan pendidikan agama, hingga menjadi basic bagi pendidikan lain secara berkesinambungan.
Allahu yarham Kyai Noer Ali bukan hanya pahlawan mengusir penjajah. Tapi beliau juga pahlawan untuk tatanan sosial, ekonomi, politik, agama, pendidikan, dan lainnya. Beliau menanamkan dasar-dasar adab dan etika bermasyarakat, mengajarkan tatanan cerdas yang menjadi rujukan generasi selanjutnya. Beliau menggembleng orang-orang tua untuk lebih paham pendidikan, agar generasi berikutnya tidak lagi terkungkung kebodohan.
Almaghfurlah Kyai Noer Ali bukan sekedar Kyai pesantren. Kiprahnya di masyarakat dari ujung Karawang sana sampai ke Ujung Harapan sini, sangat mengena dan membekas di hati.
Beliau sangat total berdedikasi memajukan ummat. Dari mulai membuka jalan, memberantas kemusyrikan, menanamkan akidah dan menancapkan ke-Esa-an Allah dalam dada setiap orang, menghilangkan perjudian, sampai memupuk jiwa para jawara, yang awalnya mereka mengandalkan kekuatan bela diri semata, menjadi pendekar sejati yang jiwanya terbungkus nilai keimanan kepada Sang Pencipta.










