Scroll untuk baca artikel
Kuliner

Tahu Yun-Yi, Kuliner Legendaris yang Bertahan Sejak 1940

×

Tahu Yun-Yi, Kuliner Legendaris yang Bertahan Sejak 1940

Sebarkan artikel ini

Suarapena.com, BANDUNG – Bandung, kota yang terkenal dengan sejuta pesona wisata dan kuliner. Salah satu kuliner yang wajib dicicipi saat berkunjung ke kota kembang ini adalah Tahu Yun-Yi, toko tahu yang sudah berdiri sejak 80 tahun lalu.

Tahu Yun-Yi merupakan warisan kuliner dari Liauw Hon Tjan, seorang imigran asal Tiongkok yang merintis usaha tahu sejak tahun 1940.

Advertisement
Scroll ke bawah untuk lihat konten

Dari generasi ke generasi, resep tahu khas ini terus dipertahankan dan dikembangkan oleh keluarga Liauw.

Hendri, salah satu anggota keluarga Liauw yang kini menjabat sebagai R&D Tahu Yun-Yi, mengatakan bahwa toko tahu ini memiliki lima menu andalan yang selalu laris manis.

Berikut adalah ulasan singkat tentang menu-menu tersebut:

  • Tahu Prima. Menu ini merupakan produk tertua dan paling legendaris di Tahu Yun-Yi. Tahu Prima adalah tahu bungkus yang berisi tahu kuning dan tahu putih. Teksturnya padat dan kenyal, rasanya gurih dan lezat. Tahu Prima cocok untuk dimakan langsung atau diolah menjadi masakan lain, seperti tahu goreng, tahu bacem, atau tahu isi.
  • Tahu Hans. Menu ini merupakan tahu potong yang berukuran kecil dan memiliki tekstur yang halus, namun tetap padat. Tahu Hans tersedia dalam dua varian, yaitu tahu putih dan tahu kuning. Tahu Hans bisa dijadikan bahan dasar untuk membuat tahu sumedang, tahu gejrot, atau tahu tek.
  • Tahu Sutra. Menu ini merupakan tahu yang memiliki tekstur yang lebih lembut dan lembek daripada tahu biasa. Tahu Sutra bisa dijadikan olahan makanan rebus atau goreng. Tahu Sutra juga bisa dijadikan bahan untuk membuat tahu sutra goreng, tahu sutra kuah, atau tahu sutra tumis.
  • Sari Kedelai. Menu ini merupakan produk sampingan dari proses pembuatan tahu. Sari kedelai adalah cairan yang kaya akan protein dan nutrisi. Sari kedelai bisa diminum langsung atau dicampur dengan gula, jahe, atau susu. Sari kedelai juga bisa dijadikan bahan untuk membuat es kacang hijau, es campur, atau es doger.
  • Kulit Tahu. Menu ini merupakan produk sampingan lain dari proses pembuatan tahu. Kulit tahu adalah lapisan tipis yang terbentuk di permukaan sari kedelai saat dipanaskan. Kulit tahu memiliki tekstur yang renyah dan elastis. Kulit tahu bisa dijadikan bahan untuk membuat sup, capcay, atau dimsum.
Berita Terkait:  5 Tempat Makan Tradisional Hidden Gem di Indonesia yang Wajib Dikunjungi

Tahu Yun-Yi tidak hanya menjual produk tahu, tetapi juga menyajikan cerita dan sejarah di baliknya.

Hendri mengatakan bahwa toko tahu ini merupakan salah satu ikon kuliner Bandung yang telah melewati berbagai peristiwa dan perubahan.

Berita Terkait:  Menikmati Perpaduan Nasi Godog dan Ramen di Ton Kedai Bandung

Dari zaman penjajahan, kemerdekaan, hingga era modern, Tahu Yun-Yi tetap bertahan dan berkembang.

“Kami bangga bisa mewarisi usaha tahu ini dari kakek kami. Kami berusaha untuk menjaga kualitas dan cita rasa produk kami, serta mengembangkan variasi menu sesuai dengan selera konsumen. Kami juga berterima kasih kepada pelanggan setia kami yang sudah mendukung kami selama ini,” ujar Hendri.

Berita Terkait:  Okosan Gyoza: Nikmati Sensasi Kuliner Jepang dengan Dapur Terbuka

Bagi kalian yang ingin mencicipi kuliner legendaris ini, kalian bisa mengunjungi toko Tahu Yun-Yi di Jalan Jendral Sudirman Nomor 229, Bandung. Atau, bisa juga memesan secara online melalui website atau media sosial mereka.

Jangan lewatkan kesempatan untuk menikmati produk tahu dengan rasa yang berbeda dan bersejarah ini. Tahu Yun-Yi, kuliner yang wajib masuk dalam bucket list eksplorasi kuliner Anda. Selamat mencoba! (sp/ray)