Scroll untuk baca artikel
Suara Jabar

Tidak Miliki Tempat Tinggal, Rumah Numpang Yang Ditempat Warga Asli Pekayon Ini Ambruk

×

Tidak Miliki Tempat Tinggal, Rumah Numpang Yang Ditempat Warga Asli Pekayon Ini Ambruk

Sebarkan artikel ini

Suarapena.com, BEKASI — Rumah yang ditempati pak Didi warga tak mampu ambruk akibat sudah tidak layak dan hujan yang mengguyur hampir tiap hari diwilayah itu yang berada di RT006/ RW03 Kelurahan Pekayon, Bekasi Selatan.

Saat dihubungi, ketua RW setempat mengatakan rumah yang ditinggali pak Didi tersebut ambruk pada lima hari lalu. “Kejadiannya saat disini hujan deras lima hari lalu,” ungkap Faisal Hafidz selalu ketua RW006, Minggu (10/3/2024).

Advertisement
Scroll ke bawah untuk lihat konten

Dari keteranganya, rumah yang di tinggali pak Didi itu bukanlah miliknya. “Pak Didi dipersilahkan untuk menempati rumah tersebut karna memang pak Didi tergolong warga tak mampu yang bekerja sebagai petugas kebersihan memungut sampah yang kita pekerjakan,” kata Faisal.

“Kita sudah menemui pemilik rumah yang ditinggali oleh pak Didi tersebut untuk secara swadaya masyarakat ingin kita perbaiki, namun karna pemiliknya mau perbaiki secara mandiri kita belum bisa bertindak cepat. Kita tidak tau kapan akan di renovasi rumah ambruk itu oleh pemiliknya, karna cuaca tidak mendukung saya bersama warga lainnya berinisiatif besok akan merelokasi keluarga pak Didi ke kontrakan,” ujarnya.

Berita Terkait:  Diduga Menyalahi Peruntukan, Relawan Lingkungan Hidup Meminta Dinas Terkait Periksa Perizinan CV. Warisan Matahari Makmur

Diketahui, pak Didi dari pekerjaannya sebagai petugas sampah dilingkungan RW006 ini penghasilan yang dia dapat hanya untuk makan sehari-hari keluarganya. “Oleh karena itu, untuk biaya relokasi ke kontrakan warga RW006 berinisiatif membantu pak Didi membiayainya bayar kontrakan tiap bulannya,” tambah Faisal.

Berita Terkait:  Kota Bekasi Sambut Hangat Pembentukan Pengurus Ikatan Wartawan Online

Sungguh miris, wilayah Bekasi Selatan merupakan pusat perkotaan daerah Kota Bekasi dan juga sebagai wilayah pusat administrasi daerah setempat, masih ada warga yang secara ekonomi dibawah garis kemiskinan.