Suarapena.com, JAKARTA – Kepolisian Republik Indonesia (Polri) melalui Korps Lalu Lintas (Korlantas) berhasil mengurai kepadatan lalu lintas (Lalin) yang sempat melanda ruas Tol Jakarta-Cikampek pada Sabtu pagi.
Arus kendaraan yang semula tercatat mencapai 6.000 kendaraan per jam menyebabkan kemacetan parah, namun dengan penerapan rekayasa lalu lintas, situasi kembali normal.
Untuk mengatasi kemacetan, pihak kepolisian melakukan rekayasa lalu lintas dengan contraflow satu lajur dari KM 47 hingga KM 65 yang dimulai pukul 08.30 WIB.
Langkah ini terbukti efektif, dan arus kendaraan mulai lancar setelah sistem contraflow diterapkan secara penuh pada pukul 10.47 WIB.
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, mengungkapkan tindakan ini merupakan langkah antisipasi untuk memastikan kelancaran arus mudik Natal dan Tahun Baru 2024.
“Kami terus memonitor situasi secara dinamis untuk mengatasi potensi kemacetan di berbagai titik,” ujar Trunoyudo, Sabtu (21/12/2024).
Dalam laporan resmi dari Jasa Marga Toll Operation (JMTO), pemasangan rambu-rambu dimulai di KM 65 pada pukul 08.30 WIB, diikuti dengan pemasangan water barrier hingga selesai pada pukul 08.40 WIB.
Proses perpanjangan contraflow dilakukan secara bertahap hingga KM 47, dan pada pukul 10.47 WIB, seluruh jalur contraflow dibuka penuh.
Brigjen Pol Trunoyudo menambahkan, meski kemacetan sudah terurai, pihak kepolisian tetap waspada terhadap potensi lonjakan volume kendaraan hingga siang hari.
“Kami bersyukur contraflow ini efektif mengurai kemacetan. Namun, kami tetap mengantisipasi lonjakan kendaraan yang mungkin terjadi,” katanya.
Dengan menggunakan teknologi analisis data, Korlantas Polri terus memantau situasi lalu lintas selama periode libur Nataru.
“Kecepatan penanganan dan mitigasi adalah kunci. Kami mengimbau masyarakat untuk mengikuti arahan petugas agar perjalanan tetap aman,” pungkas Trunoyudo.
Dengan penanganan yang cepat dan terorganisir, Polri optimistis arus mudik Nataru akan berlangsung lancar dan aman bagi seluruh pengguna jalan. (sp/hp)










