Suarapena.com, JAKARTA – Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri bersama PT Jasa Marga mematangkan persiapan pengoperasian jalur tol fungsional Jakarta–Cikampek (Japek) II Selatan untuk mendukung kelancaran arus lalu lintas pada libur Lebaran 2026. Jalur ini disiapkan sebagai alternatif guna mengurangi kepadatan kendaraan di ruas Tol Jakarta–Cikampek.
Persiapan dilakukan melalui koordinasi intensif untuk memastikan kesiapan infrastruktur dari Gerbang Tol (GT) Sadang, Purwakarta, hingga GT Setu, Bekasi. Jalur tersebut direncanakan mulai difungsikan secara terbatas, khususnya saat arus balik Lebaran.
Direktur Penegakan Hukum (Dirgakkum) Korlantas Polri Brigjen Pol Faizal mengatakan, progres pembangunan jalur fungsional Japek II Selatan menunjukkan perkembangan signifikan. Berdasarkan hasil koordinasi dan peninjauan lapangan terbaru, sejumlah segmen bahkan telah melampaui target pengerjaan.
“Rencana penggunaan jalur fungsional Japek II Selatan dari Sadang sampai dengan Setu progresnya sangat bagus. Bahkan, ada beberapa segmen yang sudah mencapai 92 persen,” kata Faizal, Selasa (13/1/2026).
Menurut Faizal, sisa waktu sekitar satu bulan menjelang periode mudik dan balik Lebaran dinilai masih cukup untuk menyelesaikan berbagai kebutuhan pendukung. Saat ini, fokus persiapan diarahkan pada pemenuhan aspek keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan.
“Kesiapannya sudah cukup baik dan masih ada waktu untuk mempersiapkan mulai dari pemasangan rambu lalu lintas, penerangan jalan, serta penyediaan fasilitas publik seperti rest area sementara dan bengkel siaga,” ujarnya.
Karena jalur fungsional Japek II Selatan melintasi beberapa wilayah administratif, Korlantas Polri juga melakukan koordinasi dengan jajaran kepolisian di daerah, yakni Polres Karawang, Polres Purwakarta, dan Polres Bekasi. Penempatan personel akan dilakukan di sejumlah titik krusial untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas.
“Ini akan menjadi kolaborasi yang baik karena jalur ini melibatkan tiga wilayah hukum polres,” kata Faizal.
Jalur Japek II Selatan nantinya akan difungsikan secara khusus untuk mendukung arus balik Lebaran 2026. Pengoperasian jalur ini diprioritaskan bagi kendaraan golongan I atau kendaraan pribadi, dengan tujuan membagi beban volume kendaraan di ruas Tol Jakarta–Cikampek yang selama ini kerap mengalami kepadatan. (sp/hp)










