Suarapena.com, BANDUNG – Video yang memperlihatkan aksi tidak pantas sepasang remaja di kawasan Teras Cihampelas, Kota Bandung, viral di media sosial dan memicu reaksi publik. Peristiwa tersebut diketahui terjadi setelah keduanya dipergoki warga dan ditegur karena perilakunya dinilai melanggar norma di ruang publik.
Dalam video yang beredar, terdengar suara perekam menegur pasangan remaja tersebut. Setelah ditegur, keduanya terlihat langsung melarikan diri meninggalkan lokasi dengan turun dari kawasan Teras Cihampelas.
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bandung, Bambang Sukardi, membenarkan adanya kejadian tersebut dan memastikan pihaknya akan menindaklanjuti kasus yang viral itu.
“Benar, akan kami tindak lanjuti. Jika yang bersangkutan sudah diamankan, tentu akan kami berikan pembinaan agar ada efek jera dan tidak mengulangi perbuatannya,” kata Bambang, Minggu (21/12/2025).
Bambang menjelaskan, Satpol PP selama ini telah melakukan pengamanan dan pengawasan di kawasan Teras Cihampelas. Namun, banyaknya akses masuk menjadi tantangan tersendiri dalam pengawasan.
“Di Teras Cihampelas ada sekitar sembilan pintu masuk. Karena itu pengawasan dilakukan secara mobile, tidak setiap pintu dijaga. Ada juga pengunjung yang datang dengan tujuan tidak baik dan kerap menghindari petugas,” ujarnya.
Ia mengungkapkan, kejadian serupa bukan kali pertama terjadi di kawasan tersebut. Satpol PP pun menegaskan kembali bahwa Teras Cihampelas merupakan ruang publik yang tidak boleh disalahgunakan untuk perbuatan asusila maupun aktivitas negatif lainnya.
“Mudah-mudahan kejadian ini tidak terulang. Ini menjadi bahan evaluasi bagi kami untuk meningkatkan pengawasan,” kata Bambang.
Sebagai upaya pencegahan, Satpol PP Kota Bandung telah memberlakukan penutupan pintu masuk Teras Cihampelas mulai pukul 22.00 WIB. Kebijakan tersebut diterapkan untuk mencegah kawasan itu digunakan untuk kegiatan negatif, seperti konsumsi minuman keras dan pelanggaran norma lainnya.
“Ke depan, kami juga akan meningkatkan inspeksi mendadak. Karena memang ada sebagian orang yang datang ke sana bukan sekadar untuk menikmati pemandangan,” ujar Bambang.
Pemkot Bandung juga mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketertiban dan fungsi ruang publik, serta melaporkan jika menemukan aktivitas yang berpotensi mengganggu kenyamanan dan keamanan. (sp/rob)










