Scroll untuk baca artikel

InteknoNews

Waspada Link Phising! Kenali 7 Ciri Tautan Palsu yang Sering Menjebak

×

Waspada Link Phising! Kenali 7 Ciri Tautan Palsu yang Sering Menjebak

Sebarkan artikel ini
Kenali ciri link phising atau tautan palsu yang sering menjebak masyarakat.
Kenali ciri link phising atau tautan palsu yang sering menjebak masyarakat.

Suarapena.com, TANGERANG – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangerang mengingatkan masyarakat untuk lebih berhati-hati saat menjelajah dunia maya. Pasalnya, ancaman link phising alias tautan palsu yang menyamar seperti situs resmi semakin marak dan bisa mencuri data pribadi tanpa disadari.

Melalui kampanye literasi digital yang tengah digencarkan, Diskominfo membagikan 7 ciri khas tautan phising agar masyarakat bisa lebih waspada dan tidak menjadi korban kejahatan siber.

Advertisement

Scroll untuk terus membaca

“Link phising dirancang agar tampak identik dengan situs asli, tujuannya untuk menipu pengguna agar mereka membocorkan informasi penting seperti password, PIN, atau nomor rekening,” ujar Kepala Diskominfo Kota Tangerang, Mugiya Wardhany, Rabu (22/10/2025).

Berita Terkait:  Lomba Vlog TikTok Meriahkan HUT ke-31 Kota Tangerang, Ayok Daftar Sekarang

Menurutnya, banyak kasus pencurian data pribadi terjadi karena pengguna kurang teliti dalam memverifikasi keaslian sebuah tautan atau pesan yang mereka terima.

Diskominfo menegaskan bahwa upaya perlindungan digital bukan hanya tugas pemerintah, tetapi juga memerlukan kesadaran dan kebiasaan yang cerdas dari masyarakat sendiri.

“Kami ingin membangun budaya aman digital di tengah meningkatnya aktivitas online. Jangan mudah tergiur tautan yang menjanjikan hadiah atau mendesak untuk klik. Waspada adalah kunci,” tambah Mugiya.

Diskominfo juga mengimbau masyarakat untuk tidak sembarangan membagikan data pribadi dan segera melaporkan situs atau akun yang mencurigakan melalui kanal pengaduan resmi pemerintah.

Adapun 7 ciri link phising yang sering menjebak korban ialah:

1.Alamat situs mencurigakan, mirip dengan situs resmi tapi disisipi karakter tambahan atau salah eja.

Berita Terkait:  Berbagai Penghargaan Diraih Pemkot Tangerang Terkait Pengembangan Smart City

2.Langsung meminta data pribadi, seperti password, kode OTP, atau nomor identitas.

3.Tampilan situs tidak profesional, banyak typo atau gambar buram.

4.Tidak memakai protokol HTTPS, hanya HTTP biasa di awal tautan.

5.Menawarkan hadiah mencurigakan, seperti menang undian padahal tak pernah ikut.

6.Berasal dari pengirim asing/tidak dikenal, via SMS, email, atau media sosial.

7.Memberi tekanan untuk klik cepat, dengan ancaman akun diblokir atau layanan dihentikan.

Dengan meningkatnya kejahatan digital, edukasi seperti ini menjadi sangat penting. Jangan sampai satu klik ceroboh membuat data pribadi jatuh ke tangan yang salah. Ingat, lebih baik skeptis daripada menyesal. (sp/pr)

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suarapena.com | Suara Pena Mata Hati Bangsa

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca