Scroll untuk baca artikel

NewsSuara Jateng

325 Bus Mudik Gratis Mulai Berdatangan di TMII, Siap Angkut 16.186 Pemudik ke Jateng

×

325 Bus Mudik Gratis Mulai Berdatangan di TMII, Siap Angkut 16.186 Pemudik ke Jateng

Sebarkan artikel ini
325 bus mulai berdatangan siap berangkatkan 16 ribu pemudik Jateng dari TMII, kuota ludes dalam hitungan menit.
325 bus mulai berdatangan siap berangkatkan 16 ribu pemudik Jateng dari TMII, kuota ludes dalam hitungan menit.

Suarapena.com, JAKARTA – Sebanyak 325 armada bus untuk program mudik gratis Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mulai berdatangan di Areal Parkir Museum Purna Bhakti Pertiwi, kawasan Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, Minggu (15/3/2026).

Bus-bus tersebut akan digunakan untuk mengangkut ribuan warga Jawa Tengah yang merantau di wilayah Jabodetabek agar dapat pulang ke kampung halaman pada momentum Lebaran tahun ini.

Advertisement

Scroll untuk terus membaca

Berdasarkan pantauan di lokasi, panitia terlihat melakukan berbagai persiapan menjelang keberangkatan. Setiap bus yang masuk ke area parkir diperiksa nomor kendaraan, tujuan perjalanan, serta kelengkapan dokumen hasil ramp check dari Dinas Perhubungan guna memastikan kelayakan armada.

Pelaksana Tugas Kepala Badan Penghubung Provinsi Jawa Tengah, Risturino, mengatakan armada bus mulai tiba sejak pagi hari.

“Bus sudah mulai berdatangan sejak pagi tadi. Total ada 325 bus yang masuk ke TMII. Sesuai standar, bus sudah dilakukan ramp check oleh Dishub masing-masing,” kata Risturino.

Ia menjelaskan, ratusan bus tersebut berasal dari berbagai instansi dan perusahaan yang berpartisipasi dalam program mudik gratis tersebut.

Sebanyak 70 unit bus berasal dari Pemprov Jawa Tengah, 175 unit dari pemerintah kabupaten/kota se-Jawa Tengah, 53 unit dari Bank Jateng, 17 unit dari PT Jasa Raharja, delapan unit dari PT Semen Gresik, serta masing-masing satu unit dari Perum Perumnas dan PT Tirta Investama.

Berita Terkait:  Sinergi Baru untuk Kemajuan Bersama, Jawa Tengah dan Tiongkok Perkuat Kerja Sama Sektor Pariwisata dan SDM

Menurut Risturino, jumlah peserta mudik gratis tahun ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Pada 2025 tercatat sebanyak 289 bus yang digunakan, sedangkan tahun ini jumlahnya bertambah menjadi 325 bus.

“Total pemudik yang terdaftar sebanyak 16.186 orang. Tujuan mudik terbanyak adalah Wonogiri, Surakarta, Grobogan, dan Banjarnegara,” ujarnya.

Ia menambahkan, mayoritas peserta mudik gratis merupakan pekerja sektor informal, seperti pengemudi ojek online, asisten rumah tangga, serta buruh dengan penghasilan di bawah Rp 5 juta per bulan.

Antusiasme masyarakat terhadap program ini juga terbilang tinggi. Risturino menyebutkan kuota pendaftaran mudik gratis yang dibuka secara daring habis hanya dalam waktu 25 menit.

“Pendaftaran online langsung habis,” kata dia.

Rencananya, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi akan melepas secara langsung keberangkatan para pemudik dari TMII pada Senin (16/3/2026) sekitar pukul 09.00 WIB.

Selain dari Jakarta, pemberangkatan mudik gratis juga dilakukan dari Bandung. Sebanyak 23 unit bus dengan kapasitas sekitar 1.133 penumpang akan diberangkatkan pada hari yang sama oleh Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen.

Armada tersebut terdiri dari 11 bus dari Badan Amil Zakat Nasional Jawa Tengah, dua bus dari Kabupaten Banjarnegara, tujuh bus dari Kabupaten Cilacap, dan tiga bus dari Kabupaten Sukoharjo.

Berita Terkait:  Sekda Jateng Optimis Indonesia Bakal Sabet Juara Umum Para Games XII Kamboja 2023

Selain menggunakan bus, Pemprov Jawa Tengah juga menyediakan fasilitas mudik gratis dengan moda kereta api yang dijadwalkan berangkat pada 17 Maret 2026 dari Stasiun Pasar Senen.

Total terdapat 17 rangkaian kereta dengan kapasitas 1.288 kursi yang akan melayani perjalanan menuju Stasiun Solo Balapan dan Stasiun Semarang Poncol menggunakan layanan KA Jaka Tingkir dan KA Tawang Jaya.

Sebelumnya, Gubernur Ahmad Luthfi menyatakan program mudik gratis merupakan bentuk pelayanan dan perhatian pemerintah daerah kepada warga Jawa Tengah yang bekerja di perantauan.

Ia juga meminta para bupati dan wali kota di Jawa Tengah untuk menyambut kepulangan warganya yang mengikuti program tersebut.

“Mereka adalah duta kita di perantauan dan sebagian besar pekerja informal. Kita ingin memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” kata Luthfi.

Sementara itu, seorang sopir bus bernama Widodo mengatakan seluruh armada telah dipersiapkan untuk memastikan perjalanan pemudik berlangsung aman dan lancar.

“Bus sudah dicek, sudah lulus ramp check, dan ada tes kesehatan juga. Setiap bus ada dua kru ditambah sopir cadangan,” ujarnya.

Widodo mengaku telah lima kali bertugas mengantar pemudik dalam program mudik gratis dari Jakarta menuju sejumlah daerah di Jawa Tengah.

“Dulu saya juga pernah merasakan sulitnya mencari tiket mudik. Sekarang bisa membantu mengantar mereka pulang ke kampung halaman,” katanya. (sp/pr)

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suarapena.com | Suara Pena Mata Hati Bangsa

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca