Scroll untuk baca artikel
NewsPemerintahan

336 Ribu Orang Berebut Undangan Upacara HUT RI di Istana, Pemerintah Tambah 3.400 Kuota

×

336 Ribu Orang Berebut Undangan Upacara HUT RI di Istana, Pemerintah Tambah 3.400 Kuota

Sebarkan artikel ini
Pemerintah tambah 3.400 kuota buat masyarakat ikut upacara HUT RI di Istana, war tiket nya dibuka mulai hari ini, Selasa (11/8/2026).
Pemerintah tambah 3.400 kuota buat masyarakat ikut upacara HUT RI di Istana, war tiket nya dibuka mulai hari ini, Selasa (11/8/2026).

Suarapena.com, JAKARTA – Minat masyarakat untuk menghadiri langsung Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Merdeka, Jakarta, pada 17 Agustus 2026, membludak.

Lebih dari 336.000 orang tercatat mengikuti perebutan undangan atau war ticket yang dibuka pemerintah melalui laman Pandang Istana pada 5-9 Agustus 2026.

Advertisement
Scroll untuk terus membaca

Jumlah tersebut jauh melampaui kuota awal yang disediakan panitia, yakni sekitar 5.500 undangan.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan, tingginya jumlah pendaftar menjadi gambaran besarnya antusiasme masyarakat untuk menyaksikan secara langsung peringatan detik-detik Proklamasi di Istana.

“Berkaitan dengan hal tersebut juga kami selaku Ketua Panitia, selaku Mensesneg menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh masyarakat Indonesia yang telah berpartisipasi di dalam ‘war ticket’ untuk mendapatkan undangan,” ujar Prasetyo dalam keterangannya, Selasa (11/8/2026).

Jika dibandingkan dengan jumlah kuota yang semula tersedia, antusiasme masyarakat terbilang sangat tinggi.

Dari sekitar 5.500 slot undangan, jumlah pendaftar menembus lebih dari 336.000 orang dalam empat hari.

Artinya, jumlah masyarakat yang berminat mencapai lebih dari 60 kali lipat dibandingkan kuota awal yang disediakan.

Berita Terkait:  Wamenaker Noel Kena OTT KPK, Istana Jawab Soal Reshuffle

Prasetyo mengatakan, kondisi tersebut menunjukkan besarnya keinginan masyarakat untuk menjadi bagian dari peringatan HUT Kemerdekaan RI di Istana Merdeka.

“Ini menunjukkan dan membuktikan antusias masyarakat untuk dapat hadir mengikuti peringatan detik-detik proklamasi sangat tinggi,” kata dia.

Melihat tingginya antusiasme tersebut, pemerintah memutuskan menambah kapasitas undangan.

Panitia menyiapkan satu blok tambahan dengan kapasitas sekitar 3.400 orang. Kuota tambahan ini nantinya dibagi menjadi dua sesi.

Sesi pertama diperuntukkan bagi masyarakat yang ingin menghadiri Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi pada pagi hari.

Sementara sesi kedua diperuntukkan bagi Upacara Penurunan Bendera pada sore hari.

Masyarakat dapat mengikuti perebutan tambahan undangan tersebut melalui laman Pandang Istana mulai hari ini, Selasa, 11 Agustus 2026.

“Oleh karena itulah kemarin kami memutuskan sebagai panitia akan membuat tambahan satu blok lagi yang kurang lebih kapasitasnya mencapai 3.400 nanti tentu akan kita bagi menjadi dua sesi yaitu upacara pagi dan upacara penurunan bendera untuk menambah atau mengakomodir jumlah supaya jauh lebih banyak masyarakat dapat ikut hadir di Istana,” ujar Prasetyo.

Pemerintah juga akan berupaya memberikan kesempatan lebih besar kepada masyarakat yang belum pernah menghadiri upacara peringatan kemerdekaan secara langsung di Istana.

Berita Terkait:  Ini Rangkaian Agenda HUT ke-81 RI yang Disiapkan Pemerintah

Kebijakan tersebut diambil agar kesempatan mengikuti momentum peringatan HUT Kemerdekaan RI tidak hanya dinikmati oleh masyarakat yang sebelumnya sudah pernah mendapatkan undangan.

“Kita akan mencoba membagi porsi dengan berusaha memprioritaskan bagi saudara-saudara kita, masyarakat kita yang belum pernah sama sekali,” tutur Prasetyo.

Selain membahas tingginya antusiasme masyarakat untuk hadir di Istana, Prasetyo turut mengapresiasi berbagai kegiatan yang digelar masyarakat di seluruh Indonesia untuk menyambut Bulan Kemerdekaan.

Menurut dia, berbagai perlombaan dan kegiatan kreatif, baik yang mengangkat tradisi maupun konsep modern, menjadi bagian dari cara masyarakat mengisi momentum kemerdekaan.

Prasetyo mengajak seluruh masyarakat untuk ikut merayakan kemerdekaan sesuai profesi dan bidang masing-masing.

Ia menekankan pentingnya menjaga rasa cinta Tanah Air, persatuan, nasionalisme, dan kebanggaan terhadap bangsa dan negara.

“Tentu kita semua memiliki keahlian, memiliki profesi, memiliki bidang masing-masing yang sebagai anak-anak Indonesia, mari semua di bulan kemerdekaan ini kita isi sesuatu hal dengan penuh rasa cinta tanah air, penuh semangat persatuan, penuh nasionalisme, penuh kebanggaan kepada bangsa dan negara yang kita cintai,” pungkasnya. (sp/pr)

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suarapena.com | Suara Pena Mata Hati Bangsa

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca