Scroll untuk baca artikel

HeadlinePar-Pol

Adu Kuat Demokrat, Lieus Sungkharisma: Pemerintah Harus Ambil Sikap Tegas

×

Adu Kuat Demokrat, Lieus Sungkharisma: Pemerintah Harus Ambil Sikap Tegas

Sebarkan artikel ini
Partai Demokrat, KLB,
Mantan Bendahara Umum DPP KNPI, Lieus Sungkharisma.

SUARAPENA.COM – Menanggapi polemik yang terjadi terkait kongres luar biasa (KLB) partai Demokrat, antara kubu Moeldoko dengan kubu Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Mantan Bendahara Umum DPP KNPI era kepemimpinan Maulana Isman, Lieus Sungkharisma angkat bicara.

Lieus menilai adanya ketidak adilan yang sedang dipertontonkan di negara ini. Ia meminta pemerintah secara tegas mengambil langkah cepat dan tepat demi terciptanya kestabilan dan kondusifitas.

Advertisement

Scroll untuk terus membaca

“Kalau semua ketidak adilan pemerintah atau presiden diam, rusak ini negeri,” kata dia saat ditemui awak media di Bekasi, Selasa (9/3/2021).

Berita Terkait:  Kereta Cepat Jakarta Bandung Uji Coba Bulan November

Lieus juga meminta agar Presiden Joko Widodo segera memberhentikan Moeldoko dari jabatan Kepala Staf Kepresidenan agar tidak mengganggu persoalan yang sedang terjadi.

Pasalnya, menurut dia Moeldoko sudah memberikan statement bahwa dia siap menjadi ketua umum Demokrat versi KLB.

Berita Terkait:  Kunjungi Ponpes Annida Al Islamy, Kapolres Bekasi Kota Serahkan Alquran

“Jangan tunggu lama-lama. Segera ganti. Jadi, Kalaupun Moeldoko menang, itu ada keadilan. Bukan karena bawa-bawa nama atau jabatan Kepala Staf Kepresidenan,” ungkapnya.

Lieus juga mendorong agar Presiden memberikan warning kepada Menkumham untuk mempelajari berkas-berkas partai Demokrat dengan seksama.

“Biarkan Menkumham mempelajari. Apakah KLB itu sah atau orang-orang yang hadir bisa mengatasnamakan partai Demokrat? Ambil sikap yang tegas, dan disitu baru rakyat merasa puas,” pungkasnya. (Bo)

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suarapena.com | Suara Pena Mata Hati Bangsa

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca