Suarapena.com, BEKASI – Ada yang tau wilayah Lemahabang yang berada di Kabupaten Bekasi? Ya, Lemahabang atau Lemah Abang merupakan daerah yang kental akan sejarah. Berbagai peristiwa heroik masa revolusi penjajahan terjadi di lokasi ini, termasuk serangan darat dan udara pasukan Sekutu pada 19 Desember 1945.
Tapi, lambat laun nama Lemahabang semakin pudar, tinggal kenangan. Tak banyak referensi yang menceritaan sejarah wilayah ini. Satu-satunya peninggalan yang masih nampak hingga kini hanya stasiun yang bernama sama yakni Stasiun Lemah Abang.
Bukti-bukti sejarah juga menunjukkan bahwa awal mula Islam masuk di Bekasi yaitu dari Lemah Abang, ditandai keberadaan Masjid Syiarul Islam yang berada di jalan Raya Lemahabang sebagai tempat penyebaran agama.
Karenanya, agar kita selalu mengingat nama dan sejarahnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi berencana akan membangun sebuah ikon wilayah berbentuk monumen atau tugu sebagai upaya melestarikan Lemahabang yang sarat akan sejarah sebagai bagian dari wilayah Kabupaten Bekasi.
Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan menyatakan, pembangunan landmark atau Tugu Lemahabang merupakan upaya pemerintah daerah dalam melestarikan wilayah yang juga sarat akan sejarah tetapi namanya mulai banyak dilupakan seiring perkembangan zaman.
Dani menyebut rencana pembangunan Tugu Lemahabang ini bertujuan sebagai pengingat, khususnya bagi generasi muda.
“Nama Lemahabang itu sekarang sudah mulai hilang, tinggal stasiun dan koramil, padahal dulu Lemahabang kecamatan yang besar, sama seperti Tambun atau Cibitung,” kata Pj Dani Ramdan.
“Tentu, ini (kita bangun) agar tidak kehilangan jejak sejarah bahwa di wilayah itu pernah berdiri sebuah kawasan kecamatan yang sarat dengan kejayaan di masa lampau,” lanjutnya.
Untuk dapat merealisasikan pembangunan tugu ini diungkapkan Dani, ada dua skema yang akan dijalankan. Pertama yakni pembiayaan bersumber dari APBD Perubahan Kabupaten Bekasi Tahun 2023, dan kedua bisa dengan alokasi bantuan program tanggung jawab sosial lingkungan perusahaan (CSR).
“Jika memungkinkan akan kami alokasikan di APBD Perubahan 2023. Tetapi jika ada perusahaan yang berminat menyalurkan CSR untuk membangun Tugu Lemahabang tentu saja kami sangat terbuka. Kami membuka dengan lebar peluang bagi perusahaan yang akan menyalurkan CSR nya untuk membangun landmark Lemahabang ini,” kata Pj Dani. (Sp/bar)










