Athan menambahkan, ia saat ini juga tengah mengupayakan membuka pasar bagi para penenun ulos agar mereka mendapatkan kesejahteraan. Ia mengaku tersentuh ketika melihat para penenun ulos yang membawa kain ulos mereka ke pasar tetapi tidak ada yang terjual.
Strategi yang ia lakukan saat ini adalah dengan cara membuka pasar kain ulos keluar dari lingkungan Batak. Artinya, hal ini membuka peluang lebih luas lagi bagi penenun kain ulos untuk memasarkan produk tenun mereka.
“Kalau orang Batak membeli ulos itu sudah tidak aneh lagi, maka tujuan saya untuk memasarkannya di luar orang Batak,” kata Athan yang telah menggeluti kain ulos sejak 2012. (sng)










