SUARAPENA.COM – Menjaga tradisi dan warisan nenek moyang memang harus dilakukan anak bangsa. Athan Siahaan, seorang fashion designer asal Tanah Batak ini berupaya tetap melestarikan kain ulos warisan leluhurnya. Kain Ulos Tanah Toba yang ia simpan bahkan telah berusia hingga 345 tahun.
“Ini yang paling tua usianya 345 tahun namanya Motif Runjat dari Toba, dan yang kedua Bintang Maratur usianya 315 tahun dari Toba juga,” kata Athan Siahaan, saat ditemui di sela acara Bekasi Fashion Week 2019 di Summarecon Mall Bekasi.
Berbincang tentang fashion dunia modern maupun pakaian adat yang telah ada sejak dulu seolah tiada habisnya. Pria berambut pirang ini selalu antusias bercerita kekayaan pakaian adat tradisional tanah air yang harus dilestarikan. Salah satunya, Kain Ulos dari Tanah Batak.
Menurut Athan, kain tenun Ulos Motif Runjat dan Motif Bintang Maratur hanya tinggal beberapa lembar saja ada di dunia ini. Dari penelusuran yang ia lakukan, Ulos Motif Runjat yang benar-benar asli hanya tinggal tiga lembar saja.










