Scroll untuk baca artikel

Suara Jabar

Cuaca Ekstrem, Warga Diimbau Waspadai Potensi Korsleting Listrik

×

Cuaca Ekstrem, Warga Diimbau Waspadai Potensi Korsleting Listrik

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi cuaca ekstrem di berbagai wilayah di Indonesia. (Foto/Net)
Ilustrasi cuaca ekstrem di berbagai wilayah di Indonesia. (Foto/Net)

Suarapena.com, CIKARANG – Cuaca ekstrem yang melanda sejumlah wilayah di Indonesia, menurut perkiraan BMKG masih akan berlangsung hingga 28 Februari mendatang.

Manager Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Cikarang, Jawa Barat (Jabar), Zamzami berharap, warga masyarakat bisa menerapkan kewaspadaan terkait kelistrikan tersebut.

Advertisement

Scroll untuk terus membaca

Zamzami memaparkan, jika terjadi banjir di lokasi pemukiman, pelanggan harus segera melakukan langkah antisipasi bahaya dan pontesi korsleting listrik.

“Pertama, segera matikan listrik melalui Miniature Circuit Breaker (MCB) kWh Meter, jika air mulai membanjiri rumah atau ada kebocoran air yang mendekati aliran listrik. Sebab air merupakan penghantar listrik,” ujar Zamzami di Cikarang, Senin (27/2/2023).

Kedua, lanjutnya, cabut peralatan listrik dari stop kontak. Kemudian, memindahkan peralatan elektronik ke tempat yang aman dan tidak terjangkau air.

Berita Terkait:  Penuhi Biaya Sekolah, YBM PLN Cikarang Salurkan Bantuan Modal Usaha Jelang Hari Anak Nasional

Yang ketiga, bila melihat potensi gangguan atau ancaman keselamatan dari jaringan listrik akibat potensi banjir atau imbas cuaca ekstrem lainnya, agar masyarakat dapat melaporkan serta meminta penghentian pasokan tenaga listrik sementara.

“Demi menjaga keselamatan pelanggan, PLN terpaksa melakukan penghentian aliran listrik sementara ketika banjir, untuk mencegah bahaya sengatan listrik dan potensi gangguan kelistrikan yang lebih luas, masyarakat bisa lapor melalui berbagai sarana yang kami sediakan antara lain aplikasi PLN Mobile, Contact Center PLN 123 atau menghubungi kantor PLN terdekat,” papar Zamzami.

Kemudian, setelah banjir surut PLN akan menyalakan kembali aliran listrik dengan persetujuan dari perwakilan pengurus warga. Sebelumnya, PLN akan memastikan seluruh jaringan listrik di rumah-rumah warga sudah kering dan siap untuk dialiri listrik.

“Sebagai langkah antisipatif, kami juga mengimbau kepada masyarakat yang memiliki pohon di dekat jaringan PLN agar mau merelakan untuk dipangkas atau dirabas sehingga meminimalisir potensi gangguan listrik saat cuaca ekstrem berlangsung,” kata dia.

Berita Terkait:  Sektor Industri Mendominasi Kenaikan Penjualan Listrik PLN Cikarang pada Semester Pertama Tahun Ini

Untuk mendapatkan informasi terupdate terkait layanan kelistrikan PLN, masyarakat dapat menggunakan Aplikasi PLN Mobile. Aplikasi PLN Mobile sendiri, lanjut Zamzami, memiliki fitur aduan pelanggan yang bisa langsung direspon cepat oleh PLN.

Melalui fitur itu pun, pelanggan tidak usah repot-repot datang ke kantor PLN karena bisa langsung menyampaikan aduan atau keluhannya melalui PLN Mobile itu.

“Tinggal buka aplikasi PLN Mobile, cari fitur aduan, sampaikan keluhannya, nanti langsung di respon dan kita follow up. Selanjutnya, tim PLN yang akan mendatangi pelanggan jika ada masalah soal kelistrikan,” pungkas Zamzami. (Sng)

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suarapena.com | Suara Pena Mata Hati Bangsa

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca