Suarapena.com, BEKASI – Kejadian mengejutkan terjadi di RS EMC Pekayon, Kota Bekasi, setelah seorang pasien bernama Sahat Pintor Hutajulu (73) dipulangkan dalam kondisi yang belum pulih. Menurut keluarga pasien, Sahat masih dalam kondisi sangat lemah saat diangkut dari ruang ICU.
Mendapat laporan itu, Ahmadi alias Madonk, anggota Komisi IV DPRD Kota Bekasi yang membidangi kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan sosial, langsung bergerak cepat.
“Saya mendapat aduan masyarakat, maka hari ini saya langsung tindaklanjuti dengan menemui keluarga pasien dan pihak rumah sakit,” ujar Madonk saat ditemui di lokasi, Minggu (7/9/2025).
Madonk mempertanyakan prosedur pemulangan pasien yang dianggap kontroversial tersebut. “Saya ingin memastikan apakah benar pasien dipulangkan dalam kondisi koma dan tanpa alat medis pendukung. Ini penting agar tidak ada kesalahpahaman,” jelasnya.
Sementara itu, pihak keluarga, melalui Jeriko, sangat menyesalkan keputusan rumah sakit yang memulangkan Sahat. “Sangat kita sayangkan, kenapa pasien dipulangkan padahal kondisinya belum sembuh dan tidak sadarkan diri,” kata Jeriko.
Pihak RS EMC Pekayon melalui Duty Manager, Rena Megawati, enggan memberikan keterangan detail dan menyerahkan urusan tersebut kepada ranah medis. Namun, pihak rumah sakit berjanji akan memberikan jawaban atas keluhan keluarga dalam waktu dekat.
“Ini bukan ranah saya, ini sebenarnya ranah medis, jadi saya tidak bisa memberikan statement secara detail ya,” ucap Rena. (sp/sp)










