Suarapena.com, BEKASI – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi ingin mengubah wajah Kalimalang di Kota Bekasi. Kawasan yang selama ini dikenal sebagai saluran air itu didorong menjadi ruang olahraga rakyat sekaligus destinasi wisata air.
Salah satu langkah yang disiapkan adalah menggelar lomba dayung Piala Gubernur Jawa Barat. Kegiatan tersebut direncanakan menjadi agenda tahunan dan digelar bersamaan dengan momentum Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat.
Meski dilaksanakan bertepatan dengan Porprov, lomba dayung itu tidak menjadi bagian dari pertandingan resmi Porprov.
Rencana tersebut disampaikan Dedi Mulyadi dalam rapat koordinasi persiapan pelaksanaan Porprov XV Jawa Barat.
Menurut Dedi, Kalimalang memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi kawasan yang tidak hanya berfungsi sebagai infrastruktur pengairan, tetapi juga sebagai ruang aktivitas masyarakat.
“Kalimalang” dinilai dapat dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan olahraga sekaligus rekreasi. Dedi bahkan ingin kawasan tersebut berkembang menjadi salah satu ikon wisata air di Kota Bekasi.
Untuk memperkenalkan potensi Kalimalang kepada masyarakat, lomba dayung Piala Gubernur akan menjadi salah satu kegiatan yang digelar di kawasan tersebut.
Agenda itu tidak hanya ditujukan sebagai ajang kompetisi olahraga.
Kegiatan tersebut diharapkan mampu menarik masyarakat untuk datang dan beraktivitas di sekitar Kalimalang. Dengan begitu, potensi kawasan sebagai ruang olahraga dan wisata air dapat semakin dikenal.
Dedi berharap kegiatan olahraga rakyat dapat menghadirkan suasana baru sekaligus menjadi pemicu pengembangan Kalimalang secara berkelanjutan.
Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menyambut baik rencana tersebut.
Menurut Tri, pengembangan wisata air merupakan salah satu keinginan yang ingin diwujudkan di Kota Bekasi. Kalimalang dinilai memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi destinasi wisata tambahan.
“Kita memang punya mimpi untuk memiliki destinasi wisata air di Kota Bekasi. Kalimalang ini memiliki potensi besar untuk kita kembangkan menjadi salah satu objek wisata tambahan di Kota Bekasi,” ujar Tri, Jumat (4/9/2026).
Tri menilai Kalimalang tidak semestinya hanya dipandang sebagai bagian dari infrastruktur pengairan.
Dengan pengembangan yang tepat, kawasan tersebut dapat menjadi ruang publik yang dapat digunakan masyarakat untuk berolahraga, berekreasi, dan berinteraksi.
Pengembangan Kalimalang sebagai kawasan olahraga dan wisata air juga diharapkan memberikan dampak terhadap perekonomian masyarakat.
Meningkatnya aktivitas warga dan kunjungan ke kawasan tersebut berpotensi membuka ruang usaha baru, terutama bagi pelaku UMKM di sekitar Kalimalang.
Karena itu, sinergi antara Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Kota Bekasi melalui kegiatan olahraga rakyat diharapkan menjadi langkah awal untuk menghidupkan kembali potensi Kalimalang.
Jika dikembangkan secara konsisten, Kalimalang bukan lagi sekadar saluran air, tetapi dapat tumbuh menjadi ruang publik, pusat aktivitas olahraga, sekaligus destinasi wisata air baru di Kota Bekasi. (sp/pr)







