Scroll untuk baca artikel

NewsSuara Jabar

Dishub Bandung Kerahkan 701 Personel Amankan Arus Mudik Lebaran 2026

×

Dishub Bandung Kerahkan 701 Personel Amankan Arus Mudik Lebaran 2026

Sebarkan artikel ini
701 personel Dishub Bandung siaga amankan arus mudik Lebaran 2026, ATCS dipantau 24 jam.
701 personel Dishub Bandung siaga amankan arus mudik Lebaran 2026, ATCS dipantau 24 jam.

Suarapena.com, BANDUNG – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung menyiapkan sebanyak 701 personel untuk mengamankan arus mudik dan arus balik Lebaran 2026. Pengamanan tersebut dilakukan selama masa Angkutan Lebaran yang berlangsung pada 13–29 Maret 2026.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Bandung, Rasdian Setiadi, mengatakan pengamanan dilakukan bersama sejumlah unsur, di antaranya kepolisian, TNI, serta berbagai pemangku kepentingan terkait. Kolaborasi ini dilakukan untuk memastikan mobilitas masyarakat selama Idulfitri 1447 Hijriah berjalan aman dan lancar.

Advertisement

Scroll untuk terus membaca

“Mulai 13 sampai 29 Maret, kita bersama jajaran kepolisian, TNI, dan stakeholder lainnya melaksanakan kegiatan pengamanan Idulfitri 1447 Hijriah,” ujar Rasdian, Jumat (13/3/2026).

Rasdian menjelaskan, ratusan personel Dishub tersebut akan disebar di berbagai titik strategis di Kota Bandung selama masa mudik dan arus balik. Mereka akan menjalankan sejumlah tugas, seperti pengaturan lalu lintas, pemantauan arus kendaraan, hingga penjagaan di posko pengamanan.

Berita Terkait:  PLN Cikarang Siapkan 9 Titik SPKLU untuk Mudik Lebaran 2026, Pengguna EV Tak Perlu Khawatir

“Dishub menyiapkan personel kurang lebih 701 orang yang dibagi dalam beberapa kegiatan selama masa pengamanan Lebaran,” kata dia.

Petugas Dishub nantinya akan bergabung dengan aparat lainnya di sejumlah pos pengamanan dan pos pelayanan yang tersebar di berbagai lokasi strategis di Kota Bandung.

Selain itu, Dishub juga menyiapkan posko khusus di Terminal Cicaheum untuk mengantisipasi peningkatan jumlah penumpang yang akan bepergian selama periode mudik.

“Ada posko terpadu, pos pengamanan maupun pos pelayanan. Dishub juga menyiapkan posko khusus di Terminal Cicaheum untuk mengantisipasi penumpang yang akan berangkat,” ujar Rasdian.

Di samping penempatan personel di lapangan, Dishub juga mengoptimalkan pemantauan lalu lintas melalui sistem Area Traffic Control System (ATCS). Sistem tersebut akan memantau kondisi lalu lintas secara real time selama 24 jam.

“Kita siapkan monitoring ATCS selama 24 jam yang dibagi dalam tiga shift untuk memantau kondisi lalu lintas selama masa mudik dan arus balik,” kata Rasdian.

Berita Terkait:  Pemprov Jabar Buka Mudik Gratis 2026, Sediakan 3.040 Tiket ke Sejumlah Kota, Buruan Daftar

Dishub juga menempatkan petugas pengatur lalu lintas di 42 simpang jalan untuk mengantisipasi potensi kepadatan kendaraan, terutama di jalur yang diperkirakan mengalami peningkatan volume kendaraan.

“Selain itu, kita juga menempatkan tenaga pengatur lalu lintas di 42 simpang selama masa mudik maupun arus balik,” ujarnya.

Selain di simpang jalan, pengawasan juga dilakukan di sejumlah flyover yang kerap menjadi titik kepadatan kendaraan, di antaranya Flyover Pasupati dan Flyover Antapani.

“Flyover yang ada di Kota Bandung juga kita plotting petugas untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan,” kata Rasdian.

Ia berharap berbagai langkah tersebut dapat membantu menjaga kelancaran arus lalu lintas selama masa mudik Lebaran. Masyarakat juga diimbau untuk mematuhi arahan petugas serta mengutamakan keselamatan selama perjalanan. (sp/rob)

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suarapena.com | Suara Pena Mata Hati Bangsa

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca