Suarapena.com, BEKASI – Anggota DPRD Kota Bekasi dari Fraksi Partai Golkar, Alan Syafei, menyerap aspirasi warga saat menggelar Reses II Tahun Anggaran 2026 di RW 012, Kelurahan Kayuringin Jaya, Kecamatan Bekasi Selatan, Kamis (9/7/2026).
Dalam kegiatan tersebut, warga menyampaikan sejumlah usulan, mulai dari pembangunan gapura lingkungan, perbaikan drainase, jalan lingkungan, hingga penyediaan bak sampah (baktor).
Syafei mengatakan, kegiatan reses menjadi kesempatan bagi anggota DPRD untuk mendengar langsung kebutuhan masyarakat di daerah pemilihannya. Aspirasi yang diterima, kata dia, akan diperjuangkan agar dapat masuk dalam program pembangunan pemerintah daerah.
“Semua anggota dewan sekarang kembali ke daerah pemilihannya untuk menyerap aspirasi masyarakat. Saya tidak lupa datang ke sini lagi, jadi jangan khawatir. Semua aspirasi akan kita perjuangkan agar bisa direalisasikan,” kata Syafei.
Ia meminta warga memanfaatkan forum reses untuk menyampaikan berbagai kebutuhan yang dinilai menjadi prioritas di lingkungan masing-masing.
“Silakan sampaikan aspirasinya hari ini, baik itu jalan, drainase, baktor, gapura, dan kebutuhan lainnya. Insyaallah akan kita perjuangkan agar bisa direalisasikan pada 2027,” ujarnya.
Salah satu persoalan yang menjadi perhatian warga adalah kondisi drainase yang kerap dipenuhi sampah. Menurut warga, saluran yang masih terbuka membuat masyarakat tidak bertanggung jawab membuang sampah ke dalam drainase.
Seorang warga mengusulkan agar saluran tersebut ditutup sebagai upaya mencegah penumpukan sampah sekaligus menjaga kebersihan lingkungan.
“Kalau saya cuma satu, drainase ditutup agar tidak ada lagi tumpukan sampah di dalam drainase,” kata warga.
Selain persoalan drainase, warga juga mengusulkan pembangunan gapura sebagai penanda kawasan di lingkungan RW 012.
Syafei memastikan seluruh masukan yang diterimanya dalam kegiatan reses akan dihimpun sebagai bahan usulan dalam pembahasan program pembangunan daerah. Menurut dia, setiap aspirasi akan diperjuangkan sesuai mekanisme dan skala prioritas agar dapat direalisasikan pada anggaran tahun 2027. (r5/bo)










