Suarapena.com, JAKARTA – Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian Irfani, mengapresiasi rencana pemerintah menerapkan pembelajaran jarak jauh (PJJ) sebagai bagian dari upaya penghematan energi. Namun, ia mengingatkan agar kebijakan tersebut tidak berdampak pada penurunan kualitas pendidikan.
Menurut Lalu, pemerintah perlu melakukan kajian komprehensif sebelum menerapkan PJJ secara luas. Kajian tersebut, kata dia, harus mencakup dampak terhadap capaian belajar siswa, kesenjangan akses pendidikan, serta kondisi psikososial peserta didik.
“Penghematan energi penting, tetapi kualitas pembelajaran tidak boleh dikorbankan,” ujar Lalu dalam keterangannya, Rabu (25/3/2026).
Ia menilai, penerapan PJJ secara nasional berpotensi menimbulkan persoalan baru, terutama karena masih adanya ketimpangan infrastruktur digital di sejumlah daerah.
Karena itu, ia mendorong agar kebijakan PJJ diterapkan secara selektif dengan mempertimbangkan kesiapan masing-masing wilayah.
“PJJ sebaiknya tidak diberlakukan secara serentak, tetapi disesuaikan dengan kondisi daerah,” kata dia.
Selain itu, Lalu Hadrian menekankan pentingnya dukungan pemerintah untuk menunjang efektivitas PJJ. Dukungan tersebut meliputi penyediaan akses internet, subsidi kuota, perangkat pembelajaran, serta pelatihan bagi guru.
Ia juga meminta agar pemerintah melakukan evaluasi secara berkala terhadap kebijakan tersebut. Evaluasi diperlukan untuk memastikan PJJ tidak berdampak negatif terhadap mutu pendidikan.
“Jika hasil evaluasi menunjukkan adanya penurunan kualitas, kebijakan ini perlu ditinjau ulang,” ucapnya.
Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Pratikno, mengatakan bahwa penerapan PJJ akan disesuaikan dengan karakteristik mata pelajaran.
Ia menyebutkan, untuk mata pelajaran yang membutuhkan praktikum, kegiatan belajar mengajar tetap akan dilakukan secara tatap muka.
Selain itu, pemerintah juga tengah mengkaji sejumlah aspek lain, termasuk penyesuaian distribusi program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan pembiayaan akses internet bagi siswa. (r5/rdn)










