Scroll untuk baca artikel

NewsPar-Pol

DPRD Bekasi Kritik Proyek Nasional yang ‘Hanya Lewat’ tanpa Manfaat Nyata bagi Warga

×

DPRD Bekasi Kritik Proyek Nasional yang ‘Hanya Lewat’ tanpa Manfaat Nyata bagi Warga

Sebarkan artikel ini
Anggota Komisi II DPRD Kota Bekasi, Murodi berbicara soal proyek strategis nasional.
Anggota Komisi II DPRD Kota Bekasi, Murodi berbicara soal proyek strategis nasional.

Suarapena.com, BEKASI – Komisi II DPRD Kota Bekasi angkat suara terkait proyek Strategis Nasional (PSN) yang tengah berjalan, seperti penggalian pipa Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) dan pemasangan jaringan fiber optic (FO). Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Gedung DPRD, Rabu (4/6/2025), anggota dewan menilai proyek tersebut belum memberikan manfaat langsung bagi masyarakat Bekasi, justru hanya menjadikan Kota Bekasi sebagai jalur transit semata.

“Proyek nasional ini seolah hanya lewat tanpa ada keuntungan nyata untuk warga Bekasi. Kami tanyakan bentuk kerja samanya, tapi jawaban yang diberikan kurang jelas. Bekasi jadi jalur lintasan saja, tanpa ada kompensasi yang pasti,” ujar Murodi, anggota Komisi II Fraksi PKB, Senin (9/6/2025).

Advertisement

Scroll untuk terus membaca

Menurut Murodi, DPRD akan memperketat pengawasan dan memastikan adanya kerja sama yang konkret, berbeda dengan proyek lain seperti TPST Bantargebang yang memberikan kompensasi karena melibatkan kepentingan daerah lain, yakni DKI Jakarta.

Berita Terkait:  Ketua DPRD Kota Bekasi Soroti Tantangan Pengendalian Banjir

“Ini soal kerja sama yang jelas, bukan cuma proyek lewat yang tak berdampak,” tambahnya.

Selain itu, Murodi juga mengkritik minimnya informasi yang diterima DPRD terkait proyek galian pipa ini.

“Penggalian sudah berjalan sebelum kami, anggota dewan baru, tahu. Kalau sejak awal diberitahu, pengawasan pasti bisa lebih ketat. Sekarang yang kena dampaknya kami di daerah pemilihan masing-masing,” jelasnya.

Senada dengan DPRD, Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (BMSDA) Kota Bekasi menyebut proyek FO memang belum memberikan keuntungan langsung secara fungsi, namun ada nilai positif dari sisi estetika. Kabel-kabel yang selama ini berantakan di udara kini tertanam rapi di bawah tanah.

Berita Terkait:  Latu Har Hary Dukung Pengerjaan Infrastruktur di Kota Bekasi melalui Proses Lelang Terbuka

“Yang penting, proyek ini tidak membebani APBD karena pendanaannya dari pemerintah pusat,” ujar perwakilan Dinas BMSDA dalam RDP tersebut.

Rapat ini diharapkan menjadi momentum bagi DPRD Kota Bekasi untuk memperkuat koordinasi dan pengawasan terhadap proyek nasional yang melintas wilayah mereka, agar ke depan dapat benar-benar memberikan manfaat nyata dan tidak hanya menjadi jalur ‘jalan tol’ bagi proyek dari pusat. (Ads)

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suarapena.com | Suara Pena Mata Hati Bangsa

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca