Suarapena.com, BEKASI – Anggota DPRD Kota Bekasi yang juga Ketua Fraksi PAN, Evi Mafriningsianti, menegaskan pentingnya penguatan sumber daya manusia (SDM) kreatif dan digital sebagai arah baru pembangunan daerah. Hal tersebut disampaikan Evi setelah melakukan Reses III Tahun Anggaran 2025 yang berlangsung pada 7–12 November 2025.
Dalam kesempatan tersebut, Evi memaparkan sejumlah prioritas pembangunan hasil serap aspirasi masyarakat, di antaranya peningkatan mutu pendidikan dan kesehatan, penguatan ketertiban masyarakat, pembangunan infrastruktur ekonomi, peningkatan pelayanan publik berbasis digital, serta pengembangan SDM di sektor ekonomi kreatif dan digital.
Menurut Evi, arah kebijakan pembangunan perlu diselaraskan dengan fokus belanja pemerintah daerah tahun 2027, agar program yang dijalankan lebih tepat sasaran dan berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.
“Kelompok Gen Z dan Karang Taruna banyak menyuarakan pentingnya pelatihan dan pemberdayaan masyarakat, terutama melalui budidaya ternak dan pengembangan keterampilan ekonomi kreatif. Ini menjadi modal penting agar masyarakat memiliki kapasitas dan kemampuan yang memadai,” ujar Evi kepada wartawan, Rabu (12/11/2025).
Evi menilai, pemberdayaan masyarakat—terutama generasi muda—harus menjadi prioritas dalam pembangunan daerah. Menurutnya, generasi muda tidak boleh hanya bergantung pada lapangan pekerjaan yang ada, tetapi juga perlu mampu menciptakan peluang kerja baru melalui pelatihan dan pendampingan berkelanjutan.
“Saya ingin generasi muda Kota Bekasi tidak hanya menjadi penikmat kesempatan, tetapi juga menjadi pencipta kesempatan. Dengan pelatihan dan program pemberdayaan, mereka akan memiliki kemampuan bersaing di era ekonomi kreatif dan digital,” ujarnya.
Evi juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor. Kolaborasi tersebut dinilai krusial untuk memperluas peluang kerja dan memperkuat kapasitas masyarakat.
“Pembangunan SDM tidak bisa dilakukan secara parsial. Diperlukan kerja sama antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat agar tercipta ekosistem ekonomi kreatif yang berkelanjutan dan memberikan manfaat luas bagi warga Kota Bekasi,” tegasnya.
Menutup penjelasannya, Evi menegaskan bahwa investasi pada peningkatan kapasitas SDM merupakan langkah strategis untuk mendukung pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan.
“Dengan SDM yang kuat, kreatif, dan adaptif, Kota Bekasi dapat tumbuh menjadi kota yang mandiri, produktif, dan inovatif,” pungkasnya. (sp/pr)







