Suarapena.com, TANGERANG – Pemerintah Kota Tangerang memastikan seluruh anak usia sekolah tetap mendapatkan akses pendidikan meski tidak tertampung di sekolah dasar (SD) negeri melalui Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang Wahyudi Iskandar mengatakan, masyarakat tidak perlu khawatir apabila anaknya belum berhasil diterima di SD negeri karena masih dapat memanfaatkan program sekolah swasta gratis yang telah bekerja sama dengan Pemerintah Kota Tangerang.
“Bagi yang pada jenjang pendidikan dasar tidak bisa masuk ke sekolah dasar negeri, bisa ke sekolah swasta yang sudah ber-MoU dengan Pemerintah Kota Tangerang,” kata Wahyudi, Senin (15/6/2026).
Ia menjelaskan, jumlah pendaftar SD pada pelaksanaan SPMB tahun ajaran 2026/2027 mencapai sekitar 25.000 calon peserta didik. Sementara itu, daya tampung SD negeri di Kota Tangerang hanya tersedia hampir 18.000 kursi.
Menurut Wahyudi, selisih antara jumlah pendaftar dan kapasitas sekolah negeri menjadi salah satu alasan pemerintah menghadirkan program sekolah swasta gratis sebagai alternatif bagi masyarakat.
Program tersebut, lanjut dia, merupakan upaya Pemkot Tangerang untuk memastikan seluruh anak tetap memperoleh hak pendidikan tanpa terkendala biaya.
Selain itu, program sekolah swasta gratis juga diharapkan mampu menjawab keterbatasan daya tampung sekolah negeri yang setiap tahun menghadapi tingginya jumlah pendaftar.
Wahyudi menegaskan, sekolah swasta yang menjadi mitra Pemkot Tangerang telah memenuhi standar penyelenggaraan pendidikan yang berlaku sehingga masyarakat tidak perlu ragu untuk mendaftarkan anaknya.
“Kami mengimbau kepada seluruh warga Kota Tangerang bahwa untuk pendidikan di Kota Tangerang, baik negeri maupun swasta, secara prinsip memiliki kualitas yang sama dan memiliki standardisasi penyelenggaraan pendidikan yang sama,” ujarnya. (sp/pr)










