Scroll untuk baca artikel

HeadlinePar-Pol

Fraksi PPP Tegaskan KS NIK Program Unggulan yang Tetap Berlaku

×

Fraksi PPP Tegaskan KS NIK Program Unggulan yang Tetap Berlaku

Sebarkan artikel ini
Fraksi PPP Tegaskan KS NIK Program Unggulan yang Tetap Berlaku
Sekretaris Komisi I DPRD Kota Bekasi, Sholihin saat menghadiri Musrenbang di Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi, Senin (11/2/2019).

SUARAPENA.COM – Fraksi PPP DPRD Kota Bekasi menegaskan KS NIK adalah program unggulan pemerintah yang masih berlaku. Hal ini ditegaskan Sekretaris Komisi I DPRD Kota Bekasi dari Fraksi PPP, Sholihin saat kunjungannya di Mustikajaya, Kota Bekasi, Jawa Barat, Senin (11/2/2019).

Kata Sholihin, masyarakat Kota Bekasi jangan termakan isu hoax tentang tidak berlakunya lagi Kartu Sehat (KS) berbasis NIK. Apalagi, anggaran sebesar Rp400 miliar telah digelontorkan oleh pemerintah daerah untuk jaminan kesehatan masyarakat Kota Bekasi.

Advertisement

Scroll untuk terus membaca

“Masyarakat jangan percaya dengan kabar hoax yang bilang bahwa Kartu Sehat tidak berlaku lagi. Apalagi anggaran untuk Kartu Sehat ini sudah digelontorkan,” kata dia.

Menurutnya, tetap diberlakukannya KS berbasis NIK lantaran melihat adanya manfaat yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Sehingga, ketika ada masyarakat Kota Bekasi yang mengalami gangguan kesehatan bisa ditangani lebih cepat.

Berita Terkait:  Munculnya Tiga Nama yang Layak Diusulkan jadi Pj Wali Kota Bekasi, Begini Pandangan Sholihin

“Fraksi PPP akan tetap mempertahankan program Kartu Sehat, karena manfaatnya sudah dirasakan oleh masyarakat,” kata Sholihin usai menghadiri Musywarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di Kecamatan Mustikajaya.

Dia menambahkan, Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi telah memutuskan agar KS NIK tetap dijalankan. Dengan demikian, maka kelanjutan Program KS NIK tidak boleh diragukan lagi.

Berita Terkait:  Sah Nahkodai DPC PPP Kota Bekasi, Sholihin Target 6 Kursi di 2024

“Masyarakat harus yakin dengan apa yang sudah disampaikan pemimpin dong, Wali Kota Bekasi sudah menegaskan agar tetap menjalankan Program KS NIK,” tegasnya.

Di sisi lain, Sholihin menyindir rekannya sesama anggota dewan dari fraksi lain yang kerap mengkritisi Program KS NIK. Pasalnya, meski ada anggota dewan yang menanggapi negatif program tersebut, tetapi dia sendiri juga menjadi salah satu peserta dalam Program KS berbasis NIK.

“Mereka menolak, tetapi mereka juga pegang dan punya Kartu Sehat,” pungkas Ketua DPC PPP Kota Bekasi. (sng/adv)

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suarapena.com | Suara Pena Mata Hati Bangsa

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca