Scroll untuk baca artikel

InternasionalNews

Guterres Serukan Dunia Bersatu Lewat Dialog Menyatukan Peradaban di Tengah Tantangan

×

Guterres Serukan Dunia Bersatu Lewat Dialog Menyatukan Peradaban di Tengah Tantangan

Sebarkan artikel ini
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Antonio Guterres, yang mengajak dunia bersatu dengan dialog.
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Antonio Guterres, yang mengajak dunia bersatu dengan dialog.

Suarapena.com, JAKARTA – Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (Sekjen PBB), Antonio Guterres, mengajak seluruh dunia untuk memperkuat rasa saling pengertian dan solidaritas global melalui dialog.

Dalam sebuah dialog tematik yang digelar sebagai peringatan pertama Hari Internasional untuk Dialog Antar Peradaban, Guterres menegaskan bahwa dialog bukan sekadar pilihan, melainkan kebutuhan mutlak di tengah dunia yang semakin terpecah oleh intoleransi, xenofobia, dan ujaran kebencian online.

Advertisement
Scroll untuk terus membaca

“PBB dibangun di atas keyakinan fundamental bahwa dialog adalah jalan menuju perdamaian. Hari ini, kita merayakan keberagaman peradaban yang kaya sebagai kekuatan utama untuk membangun jembatan pengertian dan solidaritas global,” kata Guterres, Rabu (11/6/2025).

Berita Terkait:  PBB Laporkan Perkembangan Positif Operasi Bantuan di Gaza Pasca Gencatan Senjata

Ia mengingatkan bahwa tanpa dialog, ketidaktahuan dan prasangka akan mengisi kekosongan, memperparah konflik dan perpecahan.

“Mari kita jawab kebencian dengan kemanusiaan, mendengarkan dengan hati dan pikiran terbuka, memilih dialog daripada perpecahan,” ajaknya.

Hari Internasional untuk Dialog Antar Peradaban, yang ditetapkan pada 10 Juni berdasarkan resolusi yang diusulkan oleh China dan disponsori oleh lebih dari 80 negara, menjadi panggilan global untuk bertindak—berbicara, mendengarkan, dan terhubung.

Dalam sambutannya, Presiden Majelis Umum PBB, Philemon Yang, menyoroti keberagaman luar biasa di planet ini—8 miliar orang dengan lebih dari 5.000 kelompok etnis dan 7.000 bahasa. Ia menekankan bahwa kekayaan tersebut harus menjadi dasar untuk memperkuat ikatan bersama yang mendukung kemajuan dan perdamaian dunia.

Berita Terkait:  PBB Tegaskan Pentingnya Solusi Dua Negara, Tolak Pembersihan Etnis di Gaza

“Kita harus merayakan kesatuan dalam keberagaman dan mendorong toleransi, dialog, serta inklusivitas untuk menciptakan dunia yang lebih baik bagi semua,” ujar Philemon Yang.

Acara peringatan ini diselenggarakan oleh perwakilan tetap dari China, Mesir, Peru, Spanyol, dan Uzbekistan, bersama Aliansi Peradaban PBB, sebagai simbol kerja sama multilateral yang mengangkat suara dan semangat dialog antar bangsa. Dengan seruan kuat ini, PBB berharap dunia menjadikan dialog sebagai fondasi utama menuju masa depan yang damai dan bersatu. (sp/at)

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suarapena.com | Suara Pena Mata Hati Bangsa

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca