Oleh : Didit Susilo
Praktisi Pers Daerah
PERANG opini dengan berbagai narasi dalam capres di medsos, WA grup dan lain-lain sebuah era digitalisasi informasi yang mengkhawatirkan. Opini yang dibuat bertujuan agitasi untuk mempengaruhi netizen.
Dengan berbagai literasi dan sumber, serta narasi yang cukup tertata, dan alur sugesti kuat, membuktikan opini propanda dilakukan orang-orang intelektual, profesional yang memiliki latar belakang pengalaman di bidang jurnalistik, tulis menulis dan pengelolaan penyebaran informasi.
Dalam penyajian jelas para pelaku produksi hoax dan propaganda hitam, memiliki ‘kelas’ dalam cara menyajikan narasi tulisan. Rekam jejak yang panjang pasti dimiliki mereka dalam pemilihan isu dan alur narasi untuk agitasi yang mumpuni.
Untuk kelas seperti itu dilakukan orang yang sudah sering menulis berbagai isu dan informasi kelas nasional. Untuk orang-orang yg masih kelas daerah hanya sedikit yang memiliki kemampuan seperti itu, bahkan jauh dari standarisasi yang ada.










