Scroll untuk baca artikel

HeadlineNews

Jalan Layang Pasupati Ditutup, Kendaraan Arah Bandung Diimbau Hindari GT Pasteur

×

Jalan Layang Pasupati Ditutup, Kendaraan Arah Bandung Diimbau Hindari GT Pasteur

Sebarkan artikel ini
Jembatan layang Pasupati
Proses perbaikan jembatan layang Pasupati. Foto: Jasa Marga

SUARAPENA.COM – Jalan layang Pasupati ditutup, kendaraan arah Bandung diimbau untuk menghindari Gerbang Tol (GT) Pasteur yang padat, dan memanfaatkan jalur alternatif. Kepadatan ini menyusul adanya pekerjaan perbaikan di Jalan Layang Pasupati yang dilakukan sejak hari Jumat (6/10/2017).

Proses perbaikan mengakibatkan ditutupnya akses ke jalan layang yang menghubungkan Jalan Pasteur dan Jalan Surapati tersebut, sehingga arus kendaraan dialihkan ke bawah jalan layang.

Advertisement
Scroll untuk terus membaca

Jasa Marga Cabang Purbaleunyi melakukan beberapa upaya guna mengurai penumpukan kendaraan di GT Pasteur. Salah satunya adalah dengan melakukan sistem buka-tutup di GT Baros 1 arah GT Pasteur.

Berita Terkait:  Lalu Lintas Tol Trans Jawa Dicatatan Jasa Marga Melonjak Signifikan

“Hal tersebut diupayakan oleh Jasa Marga guna mengurangi beban kendaraan yang menuju Pasteur, mengingat volume kendaraan yang menuju Kota Bandung yang meningkat,” ungkap Dwimawan Heru,
AVP Corporate Communication PT Jasa Marga, Sabtu (7/10/2017).

Jasa Marga mengimbau bagi para pengguna jalan tol yang hendak menuju Kota Bandung untuk tidak keluar melalui GT Pasteur. Sebagai alternatif, pengguna jalan tol bisa keluar di GT Pasir Koja, GT Kopo, GT Moh. Toha, dan GT Buah Batu untuk menghindari kepadatan di GT Pasteur.

Berita Terkait:  Jelang Musim Mudik, Jasa Marga Kebut Pembangunan Parking Bay

Selama proses pengerjaan Jalan Layang Pasupati dan kepadatan di GT Pasteur belum terurai, Jasa Marga tetap mengimbau pengguna jalan tol untuk tetap menggunakan akses keluar Gerbang Tol alternatif selain GT Pasteur seperti yang telah disebutkan. (sng)

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suarapena.com | Suara Pena Mata Hati Bangsa

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca