Scroll untuk baca artikel

NewsSuara Jateng

Jelajah Geopark Kebumen, Misi ESDM Jateng Jaga Warisan Dunia dan Kesejahteraan Warga

×

Jelajah Geopark Kebumen, Misi ESDM Jateng Jaga Warisan Dunia dan Kesejahteraan Warga

Sebarkan artikel ini
Tim ESDM Jateng saat menjelajah Geopark Kebumen, menekankan beberapa hal untuk ke depannya.
Tim ESDM Jateng saat menjelajah Geopark Kebumen, menekankan beberapa hal untuk ke depannya.

Suarapena.com, KEBUMEN – Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jawa Tengah (Jateng) belum lama ini menggelar kegiatan bertajuk “Jelajah Kebumen UNESCO Global Geopark” pada 13–14 Oktober 2025. Kegiatan ini bukan sekadar ekspedisi alam biasa, tetapi menjadi langkah strategis untuk memperkuat posisi Geopark Kebumen sebagai salah satu warisan geologi dunia yang telah diakui UNESCO.

Mengusung semangat konservasi, edukasi, dan pemberdayaan ekonomi lokal, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam menghadapi proses revalidasi UNESCO yang akan datang dalam empat tahun ke depan. Tim dari ESDM Jateng, dipimpin oleh Kepala Bidang Geologi dan Air Tanah, Heru Sugiharto, terjun langsung ke lapangan untuk mengevaluasi kondisi terkini Geopark sekaligus mendengarkan suara masyarakat sekitar.

Advertisement

Scroll untuk terus membaca

“Kami ingin memperkenalkan kembali Geopark Kebumen yang memiliki nilai geologi internasional. Tapi lebih dari itu, kami juga ingin memastikan keberadaan geopark membawa manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Heru dalam keterangannya, Sabtu (18/10/2025).

Berita Terkait:  Menelusuri Deretan Geopark Kelas Dunia yang Diakui UNESCO

Heru menekankan bahwa geopark bukan hanya soal pemandangan alam atau batuan purba, tapi juga soal meningkatkan taraf hidup masyarakat di sekitarnya. Menurut Heru, keberadaan status Geopark Global dari UNESCO hanya akan berarti jika bisa menggerakkan ekonomi dan menciptakan peluang baru bagi warga.

Namun, dari dua hari penelusuran lapangan, tim ESDM menemukan sejumlah tantangan serius. Mulai dari akses infrastruktur jalan yang belum memadai, hingga minimnya pemahaman masyarakat terhadap nilai dan potensi geopark.

“Kalau aksesnya masih sulit, tentu pengembangan sebagai warisan budaya dan destinasi wisata unggulan juga terhambat,” tambah Heru.

Berita Terkait:  UNESCO Global Geopark dari Indonesia Bertambah Lagi, Ada Ijen

Keberhasilan pengelolaan Geopark Kebumen, lanjut Heru, hanya bisa dicapai melalui pendekatan pentahelix—yaitu kolaborasi antara pemerintah, akademisi, pelaku usaha, komunitas, dan media. Sinergi ini penting untuk mendorong kesadaran bersama, edukasi berkelanjutan, serta promosi geopark sebagai kebanggaan daerah dan nasional.

“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Perlu kolaborasi semua pihak agar geopark ini tidak hanya terjaga, tapi juga berkembang,” ujarnya.

Dinas ESDM Jateng berharap kegiatan ini menjadi momentum memperkuat komitmen bersama, antara pemerintah provinsi, kabupaten, dan masyarakat, untuk menjaga keberlanjutan Geopark Kebumen.

Geopark yang mencakup kawasan pesisir, karst, dan situs fosil purba ini menyimpan potensi luar biasa sebagai laboratorium alam terbuka, sekaligus motor penggerak ekonomi lokal berbasis wisata berkelanjutan. (sp/pr)

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suarapena.com | Suara Pena Mata Hati Bangsa

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca