Scroll untuk baca artikel

Suara Jateng

Kampung Seni Kujon, Destinasi Baru di Kawasan Borobudur

×

Kampung Seni Kujon, Destinasi Baru di Kawasan Borobudur

Sebarkan artikel ini

Suarapena.com, SEMARANG – Kawasan Wisata Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, akan segera memiliki destinasi baru, yaitu Kampung Seni Kujon.

Pembangunan kampung seni ini direncanakan akan dimulai pada akhir November 2023 dengan ground breaking yang dihadiri oleh Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana.

Advertisement

Scroll untuk terus membaca

Kampung Seni Kujon akan dibangun di atas lahan seluas 10,74 hektare yang berjarak 1,5 kilometer dari Candi Borobudur.

Kampung ini akan menawarkan berbagai fasilitas, seperti amphitheater, museum, pasar seni cinderamata, kuliner, parkir, dan shuttle.

Kampung ini juga akan menjadi tempat bagi ribuan pedagang yang saat ini berada di zona II Candi Borobudur.

Berita Terkait:  Tahun Ini Kunjungan Wisatawan ke TWC Borobudur Capai 30 ribu orang

“Jadi nanti di zona dua akan bersih dan akan membuat experience yang nyaman buat pengunjung yang datang ke Borobudur. Nanti pintu masuk semuanya ada di Kampung Seni Borobudur di daerah Kujon,” kata Dirut PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko, Febrina Intan dalam keterangan tertulis, Jumat (20/10/2023).

Pengunjung yang menuju Candi Borobudur pun akan menggunakan kendaraan elektrik yang ramah lingkungan. Dengan demikian, tidak ada lagi kendaraan di wilayah zona II seperti sekarang.

Berita Terkait:  SOP Wisata ke Borobudur Masih Disusun, Desember Diuji Coba

Sehingga lingkungan Candi Borobudur nantinya lebih bersih, hijau, dan nyaman.

Pembangunan Kampung Seni Kujon merupakan hasil kolaborasi antara sejumlah pihak, termasuk Pemprov Jateng, Pemkab Magelang, Pemdes Borobudur, masyarakat Desa Borobudur, dan PT TWC.

Pembangunan ini diharapkan dapat memberikan dampak sosial yang positif bagi masyarakat sekitar dan meningkatkan kunjungan wisatawan ke Kawasan Wisata Candi Borobudur.

“Jadi Borobudur ini merupakan destinasi wisata unggulan. Selama ini kunjungan-kunjungan wisatawan-wisatawan lokal dan mancanegara, sudah sangat tinggi, sehingga perlu dibuatkan lokasi lagi, tidak semua fokus di Candi Borobudur,” kata Nana Sudjana. (sp/pr)

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suarapena.com | Suara Pena Mata Hati Bangsa

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca