Scroll untuk baca artikel

NewsPar-Pol

Kasus Influenza A Meningkat, Puan Minta Ditangani Serius

×

Kasus Influenza A Meningkat, Puan Minta Ditangani Serius

Sebarkan artikel ini
Ketua DPR RI Puan Maharani menyoroti kasus influenza A yang meningkatkan, tegaskan sejumlah hal.
Ketua DPR RI Puan Maharani menyoroti kasus influenza A yang meningkatkan, tegaskan sejumlah hal.

Suarapena.com, JAKARTA – Ketua DPR RI, Puan Maharani, memberikan peringatan serius terkait lonjakan kasus Influenza A yang tengah meningkat pesat di Indonesia. Menurutnya, situasi ini bukan sekadar masalah kesehatan biasa, melainkan sinyal kuat bagi pemerintah untuk segera memperkuat sistem kesehatan nasional secara menyeluruh dan strategis.

“Lonjakan kasus Influenza A ini menunjukkan bahwa kita tidak boleh lengah. Jika tidak ditangani serius, ini bisa membebani fasilitas kesehatan dan mengancam keselamatan masyarakat secara luas,” tegas Puan dalam keterangannya, Selasa (21/10/2025).

Advertisement

Scroll untuk terus membaca

Kementerian Kesehatan telah mengingatkan masyarakat akan potensi peningkatan kasus influenza A, terutama subtipe H3N2 yang kini mendominasi wilayah Asia Tenggara. Berdasarkan data WHO yang diakses melalui sistem FluNet, sebagian besar kasus influenza di Indonesia berhubungan dengan varian H3N2, sama seperti yang terjadi di Malaysia, Singapura, dan Thailand.

Di Thailand, misalnya, lonjakan kasus Influenza A bahkan menelan 61 korban jiwa dari 702.308 kasus sejak awal tahun hingga Oktober 2025. Namun, data spesifik wilayah di Indonesia yang paling terdampak masih belum tersedia, menambah tantangan dalam penanganan.

Berita Terkait:  Puan Sebut Masjid Sheikh Zayed Simbol Penguat Hubungan Antar-Bangsa

Puan menekankan perlunya respons terpadu dan sistem kewaspadaan dini di seluruh fasilitas kesehatan, mulai dari puskesmas hingga rumah sakit. “Deteksi dan respons cepat harus menjadi prioritas agar penanganan bisa efektif dan tepat sasaran,” ujarnya.

Lebih jauh, Puan juga mengingatkan masyarakat agar terus menjalankan protokol kesehatan seperti menggunakan masker di tempat ramai, menjaga sirkulasi udara, dan melakukan vaksinasi influenza jika sudah tersedia.

Studi klinis menunjukkan bahwa Influenza A menyebabkan masa rawat inap pasien dewasa lebih lama dibandingkan infeksi saluran pernapasan lain, dengan komplikasi serius seperti pneumonia yang memperburuk kondisi pasien.

“Anak-anak dan lansia adalah kelompok yang paling rentan dan harus menjadi fokus utama dalam penanganan dan pencegahan,” tambah Puan. Ia mendorong Pemerintah agar memastikan ketersediaan obat dan fasilitas kesehatan yang memadai, terutama di daerah padat penduduk.

Berita Terkait:  Kata Puan RUU Perampasan Aset Baru Dibahas Setelah KUHAP Rampung

Puan juga menyerukan pentingnya vaksinasi bagi kelompok berisiko tinggi dan mengajak masyarakat disiplin menjaga pola hidup sehat. “Waspadai gejala berat seperti demam tinggi dan sesak napas. Jangan anggap remeh influenza yang sering terlihat sepele,” pintanya.

Di samping itu, Politisi Fraksi PDIP ini juga menegaskan, lonjakan kasus tersebut harus menjadi momentum memperkuat sinergi antar lembaga pemerintah pusat dan daerah, serta perhatian terhadap faktor lingkungan seperti polusi udara yang memicu penyebaran virus.

“Peningkatan kasus Influenza A menjadi pengingat agar kita terus berinvestasi dalam ketahanan sistem kesehatan nasional. Sistem kesehatan kita harus siap menghadapi penyakit musiman yang sering dianggap ringan, tapi berpotensi berdampak serius jika diabaikan,” tutup Puan. (r5/rdn)

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suarapena.com | Suara Pena Mata Hati Bangsa

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca