Suarapena.com, BEKASI – Keluarga Sahat Pintor Hutajulu, seorang pasien berusia 73 tahun, menyatakan kekecewaan mendalam setelah pria tersebut dipulangkan dari RS EMC Pekayon, Kota Bekasi, meski kondisinya belum pulih sepenuhnya.
Jeriko, salah satu anggota keluarga, mengungkapkan bahwa Sahat yang semula dirawat di ruang ICU rumah sakit, dipulangkan pada Sabtu (6/9/2025) dalam keadaan sangat lemah dan bahkan masih belum sadar sepenuhnya.
“Sangat kita sayangkan, kenapa pasien dipulangkan padahal kondisinya belum sembuh dan tidak sadarkan diri,” ungkap Jeriko, Minggu (7/9/2025).
Menurut Jeri, keluarga merasa keputusan memulangkan Sahat dari ICU terkesan prematur. Pasien memang diketahui mengidap tiga penyakit berat sekaligus, yakni stroke, gangguan paru-paru, dan masalah jantung.
“Pihak rumah sakit bilang kondisi paru dan jantung membaik, makanya disuruh pulang. Tapi bagaimana dengan kondisi keseluruhan yang masih kritis?,” keluh Jeriko seraya bertanya.
Lebih mengkhawatirkan, keluarga juga mendapat pesan dari rumah sakit agar jika terjadi keadaan darurat setelah pulang, pasien tidak dibawa kembali ke RS EMC Pekayon.
Sementara itu, Duty Manager RS EMC Pekayon, Rena Megawati, enggan memberikan komentar rinci dan menyatakan hal tersebut merupakan ranah medis.
“Ini bukan ranah saya, jadi saya tidak bisa memberikan statement secara detail,” ujar Rena singkat. (sp/sp)










