Suarapena.com, DEPOK – Di balik jeruji Rutan Kelas 1 Kota Depok, Jawa Barat warga binaan diberikan pembekalan yang di ajarkan oleh para petugas, guna mendapatkan pembekalan disaat habis masa hukuman, salah satunya pengolahan biji kopi menjadi coffe robusta, Selasa (15/03/2023).
Kopi yang diperoleh Rutan Kelas 1 Depok, ternyata adalah biji kopi robusta asal Sukamakmur, Kabupaten Bogor, yang dibeli betul-betul dari perkebunan yang ada disana.
Rutan Kelas 1 Depok, mengolah biji kopi asal Bogor ini mulai dari pencucian, kemudian dijemur, di rosting, penggilingan, hingga pengemasan yang kemasannya bermerek ‘Kopi Krabu’ (Kreasi Anak Bui).
kopi yang ditawarkan oleh Warga Binaan Rutan Kelas 1 Depok ini, sudah tidak asing lagi, bagi para pecinta kopi di wilayah kota depok, bahkan menurut Karutan Kelas 1 Depok, Andi Gunawan, kopi yang dihasilkan dari produksi warga binaan Rutan Kelas 1 Depok sangatlah berbeda.
“Rasanya beda, bahkan saya kalau minta kopi disajikan bukan kopi Krabu (Kreasi Anak Bui) saya minta tukar, karna saya sudah cocok dengan aroma rasa kopi khas Bogor yang di produksi oleh warga binaan,” candanya.
Untuk mengenalkan produk Kopi Krabu ini ke masyarakat luas, rutan Kelas 1 Depok sering mengikuti pameran-pameran acara, atau festival yang diselenggarakan kota Depok, yang di ketahui maupun di undang.
“Alhamdulillah kemarin kita sudah mengikuti 2 kali, di pesona Square Depok, berkesempatan memperkenalkan produk hasil warga binaan kemudian kami pasarkan juga ke Rutan atau lapas di wilayah tetangga, seperti Gunung Sindur, Cibinong, Tangerang, dan lainya,” jelasnya.
Tidak disitu saja, Rutan Kelas 1 Depok juga, sudah melakukan penjualan secara online, terlebih semuanya sudah zaman digital.
Bahkan Rutan Kelas 1 Depok juga memperkenalkan produk kopi Krabu ini ke masyarakat luas, melalui akun media sosial yang dimiliki di Rutan Kelas 1 Depok.
Menurut Kepala Rutan Kelas 1 Depok, Andi Gunawan, produk Kopi Krabu ini adalah bagian dari pembinaan kemandirian, ini bertujuan untuk memberikan bekal kepada kawan-kawan warga binaan, supaya ketika bebas nanti mereka bisa mandiri dan siap bekerja atau membuka peluang usaha, salah satunya seperti membuat kopi kemasan ini.
“Sebenarnya banyak pembinaan yang dilaksanakan di Rutan Kelas 1 kota Depok, tentang kemandirian, seperti pelatihan pengelasan, kita juga budidaya maggot, ada kerajinan siluen, ya memang produk andalan kita adalah Kopi Krabu,” jelasnya.
“Bahkan Rutan Kelas 1 Depok sebulan sekali kami mengundang pelaku-pelaku usaha yang ada di kota depok untuk memberikan pelajaran dan materi pengalaman, serta bagaimana cara merintis usaha kepada warga binaan. Melalui sekolah kami, sekolah PERWIRA (pelatihan wirausaha), kami sediakan cara mereka untuk bisa praktek langsung, yang bekerjasama dengan Mitra setempat,” bebernya.
Lanjut Andi Gunawan, berharap warga binaan yang sudah ikuti pembinaan memiliki kepribadian maupun Kemandirian. “Saya berharap, ketika mereka kembali ke masyarakat, mereka menjadi manusia yang tidak melanggar hukum lagi, dan menjadi manusia mandiri, manusia yang menjadi tenaga kerja maupun manusia yang mampu menjadi para pelaku UMKM,” pungkasnya. (Yudhi)







