Suarapena.com, BEKASI – Revitalisasi pasar yang digaungkan sejak 2019 hingga kini masih belum berjalan. Bahkan, hal ini dinilai banyak merugikan rakyat khususnya para pedagang. Dua pasar yang masih bermasalah itu diantaranya Pasar Kranji dan Bantargebang.
“Ya menyisakan dua pasar yang masih bermasalah, yaitu Pasar Kranji dan Bantargebang,” ujar Ketua Komisi III DPRD Kota Bekasi Murfati Lidianto, Rabu (5/4/2023).
Persoalan yang belum selesai itu dikatakan Murfati, sebaiknya segera diselesaikan dan dicarikan solusi terbaik tanpa merugikan semua pihak.
Bahkan, ia menilai sebaiknya pengembang dan Pemkot kembali kepada perjanjian kerjasama (PKS).
“Harus segera diselesaikan semua, kalau sudah selesai kan pastinya akan segera masuk PAD restribusi pasar yang lebih tinggi dari sekarang.
Kami harap pembangunan itu juga dipercepat, agar jangan terlalu lama mangkraknya. Selain merugikan pedagang, juga potensi pendapatan daerah akan berkurang,” bebernya. (Adv-Setwan)










