Scroll untuk baca artikel

NewsSuara Jabar

Korbankan Jalan Umum, RSUD Jatisampurna Tak Miliki Lahan Parkir

×

Korbankan Jalan Umum, RSUD Jatisampurna Tak Miliki Lahan Parkir

Sebarkan artikel ini

Suarapena.com, BEKASI — Pasca kunjungan Pj Wali Kota Bekasi Raden Gani Muhammad pada Juni 2024 lalu ke RSUD tipe D Jatisampurna, terlihat masih ada lahan parkir. Namun kini lahan parkir di dalam area RSUD tersebut sudah tak ada

Saat ini sudah ada bangunan baru gedung pelayanan Poli Spesialis yang berdiri diatas dahulunya taman dan lahan parkir. Tak lama kemudian di bangun lagi gedung 5 lantai rawat inap yang memakai lahan bekas UPP Pendidikan sebelahnya.

Advertisement

Scroll untuk terus membaca

Hasilnya, awalnya karna memang minim lahan parkir kini sudah tak ada lagi, terlihat banyak kendaraan pengunjung yang membawa baik motor dan mobil terparkir di sisi jalan umum.

Banyaknya kendaraan yang terparkir di sisi jalan umum membuat kondisinya terlihat semrawut. Tak hanya itu, hal itu juga di perparah banyaknya PKL di lahan milik pemkab bekasi yang berdagang di seberang RSUD jatisampurna.

Berita Terkait:  Saga Sehat Sosialisasikan dan Uji Fungsi Alat Antropometri Digital di Kota Bekasi

Mirisnya, kendaraan para pegawai RSUD maupun para tenaga medis juga memanfaatkan lahan parkir milik kantor kecamatan jatisampurna. Al hasil kapasitas lahan parkir milik kantor kecamatan tiap hari penuh dan membuat kebanyakan masyarakat yang melakukan pelayanan di kantor kecamatan memarkirkan kendaraannya di luar kantor kecamatan.

Salah satu pengunjung RSUD Jatisampurna, Narya (42) saat dirinya mengantarkan kerabatnya untuk berobat disana, mengeluh kenapa rumah sakit sebesar ini tak ada lahan parkir, Jum’at (7/3/2025).

“Kok sebesar ini lahan parkir tak ada, justru kita parkir motornya di jalan belakang kantor kecamatan,” cetusnya.

Terpisah, saat dihubungi menurut Sekretaris Dinas Kesehatan (sek dinkes) kota bekasi, dr. Fikri Firdaus, mengatakan pembangunan RSUD jatisampurna sudah melalui konsultan Dinas Perkimtan. “Gedung baru itu merupakan bentuk perluasan layanan untuk perawatan ODGJ dan sebagai rujukan di kota bekasi,” ujarnya.

Berita Terkait:  Disperkimtan Sebut Proyek Mangkrak Gedung 5 Lantai RSUD Jatisampurna Karna Kekurangan Dana

Selain itu, masih kata dr. Fikri, RSUD jatisampurna berupaya untuk menaikan status kelasnya supaya masyarakat dapat terlayani dengan baik.

“Status sekarang masih kelas D dengan kapasitas 50 tempat tidur, jika naik kelas ke C maka RSUD jatisampurna dapat melengkapi tambahan sebanyak 50 tempat tidur lagi. Karna standar kelas C adalah 100 tempat tidur,” ungkapnya.

Nah, kata dr. Fikri, terkait masalah lahan parkir direktur RSUD jatisampurna dan dinkes sudah berkonsultasi ke wali kota maupun dishub. “Mudah – mudahan ke depan akan ditemukan solusi parkirnya seperti apa,” katanya.

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suarapena.com | Suara Pena Mata Hati Bangsa

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca