“Mari kita mendoakan seluruh korban, semoga seluruh korban mendapatkan tempat yang layak di sisi-Nya,” ucapnya.
Dia berharap seluruh pihak dapat memetik pelajaran berharga atas tragedi kemanusiaan itu agar di kemudian hari tidak terulang kembali.
“Mari jadikan musibah ini sebagai cambuk untuk perbaikan diri. Tidak usah saling menyalahkan namun jadikan perbaikan di masa mendatang, demi kemajuan sepak bola Indonesia,” katanya.
Menurut dia menang atau kalah dalam sebuah pertandingan merupakan keniscayaan yang harus disikapi dengan jiwa ksatria, menjunjung tinggi nilai sportivitas.
“Semoga musibah kemarin membuat suporter semakin dewasa, panitia penyelenggara lebih profesional. Stadion Wibawa Mukti ini juga menjadi salah satu penyelenggara Liga 1, tentu kami akan semakin berbenah agar peristiwa kemarin tidak terjadi di sini,” kata dia. (sng/dj)










