Suarapena.com, JAKARTA – Hubungan diplomatik Indonesia dan Rusia sudah terjalin lebih dari 70 tahun, dalam rentang waktu selama ini telah melalui serangkaian peristiwa yang tidak sederhana.
Sejak awal kemerdekaan Indonesia dan masa lalu Rusia saat itu Uni Soviet, kedekatan kedua negara ini membuat mata dunia menjatuhkan pandanganya. Bahkan terkadang kemesraanya membuat iri yang lainnya.
Presiden Pertama RI Soekarno sekaligus Proklamator kemerdekaan Indonesia kerap mendapat sambutan bahkan pelukan hangat dari Pemimpin Uni Soviet Nikita Khrushchev, keduanya banyak menjalin kerjasama di sektor, infrastruktur, ekonomi, teknik militer, hingga pendidikan.
Bahkan sampai saat ini hubungan Indonesia dan Rusia semakin terjalin erat. Pada pertemuan antara Ketua GKSB DPR RI-Parlemen Rusia Adies Kadir dengan Chairwoman of the Federation Council of the Russian Federation Valentina Matviyenko keduanya saling mengungkapkan kekaguman.
Keduanya saling memberikan apresiasi, Adies mengungkapkan, bagi Indonesia, Rusia adalah salah satu mitra penting. Sejak penandatanganan ‘Deklarasi tentang Kerangka Hubungan Persahabatan dan Kemitraan antara Republik Indonesia dan Federasi Rusia dalam Abad ke-21’ oleh Presiden RI Megawati Soekarnoputri dan Presiden Rusia Vladimir Putin pada 21 April 2003, hubungan kedua negara mengalami peningkatan.










