Suarapena.com, TANGERANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang mulai bergerak mengantisipasi datangnya musim penghujan. Salah satunya dengan menormalisasi Kali Cantiga di Kecamatan Karang Tengah.
Normalisasi sungai sepanjang 800 meter itu dilakukan dengan mengurangi sedimentasi yang dinilai berpotensi menghambat aliran air.
Pekerjaan tersebut dimulai sejak Kamis (17/9/2026) dan ditargetkan mampu meningkatkan kapasitas Kali Cantiga dalam menampung serta mengalirkan debit air, terutama ketika intensitas hujan mulai meningkat.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tangerang Taufik Syahzaeni mengatakan, musim kemarau menjadi momentum untuk memperbaiki dan mengoptimalkan fungsi saluran air sebelum memasuki musim penghujan.
“Normalisasi sudah mulai berjalan sejak kemarin. Targetnya, kami ingin normalisasi ini bisa meningkatkan kapasitas aliran sehingga mampu menampung dan mengalirkan debit air secara optimal saat intensitas hujan mulai meningkat,” ujar Taufik, Jumat (18/9/2026).
Normalisasi Kali Cantiga juga mendapat dukungan dari pemerintah di tingkat kelurahan dan masyarakat setempat.
Lurah Karang Timur Boby Ertanto mengatakan, pengerukan sedimentasi di Kali Cantiga merupakan bagian penting dari langkah mitigasi untuk mengantisipasi potensi banjir di wilayah sekitar ketika musim hujan tiba.
“Kami mewakili masyarakat sekitar memberikan dukungan penuh sekaligus berkomitmen menjaga kebersihan sekaligus merawat infrastruktur yang ada. Salah satunya melalui kegiatan kerja bakti yang selama ini sudah berjalan rutin,” kata Boby.
Menurut Boby, upaya menjaga fungsi sungai tidak hanya bergantung pada pekerjaan normalisasi. Kebersihan lingkungan dan kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah ke saluran air juga menjadi bagian penting dalam menjaga kelancaran aliran sungai.
Pemkot Tangerang memastikan upaya normalisasi tidak hanya dilakukan di Kali Cantiga.
Sejumlah titik sungai dan saluran air lainnya juga terus dinormalisasi secara berkala. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari persiapan menghadapi musim penghujan pada akhir tahun.
Dengan normalisasi tersebut, Pemkot Tangerang berharap kapasitas saluran air dapat tetap terjaga sehingga mampu mengalirkan debit air secara optimal saat curah hujan meningkat. (sp/pr)







