Suarapena.com, BEKASI – Dewan Pimpinan Cabang PDI Perjuangan (DPC PDIP) Kota Bekasi menggelar puncak peringatan Bulan Bung Karno melalui berbagai pertunjukan seni dan budaya yang melibatkan masyarakat, Sabtu (20/6/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Bulan Bung Karno yang diperingati setiap Juni oleh PDIP. Bulan Juni memiliki makna khusus karena menjadi bulan kelahiran dan wafatnya Presiden pertama RI, Soekarno, sekaligus bulan diperingatinya Hari Lahir Pancasila pada 1 Juni.
“Kami menggagas kegiatan ini sebagai salah satu puncak peringatan Bulan Bung Karno di Kota Bekasi. Kami ingin membumikan Bung Karno di tengah masyarakat Kota Bekasi,” kata Sekretaris PDIP Kota Bekasi, Ahmad Faisyal Hermawan.
Menurut Faisyal, ajaran, ideologi, dan pemikiran Bung Karno masih relevan dengan kondisi bangsa saat ini. Karena itu, masyarakat, khususnya generasi muda, perlu terus dikenalkan dengan nilai-nilai perjuangan sang proklamator.
Ia menilai Indonesia masih membutuhkan figur pemimpin yang memiliki semangat dan visi kebangsaan seperti yang dicontohkan Bung Karno.
“Harapannya para pemimpin hari ini dapat mengadopsi gaya kepemimpinan Bung Karno demi kebaikan bangsa dan negara,” ujarnya.
Faisyal memperkirakan ribuan peserta akan mengikuti rangkaian kegiatan yang berlangsung selama dua hari tersebut. Berbagai pertunjukan seni disiapkan untuk mengenalkan sosok Bung Karno kepada masyarakat dengan pendekatan yang lebih dekat dan mudah diterima.
“Kami mencoba mengenalkan Bung Karno melalui seni dan budaya agar lebih mudah dikenal masyarakat Kota Bekasi,” katanya.
Sejumlah agenda yang digelar antara lain pembacaan puisi, pementasan teater, pertunjukan tari, penampilan musik, serta pemutaran video pendek mengenai perjalanan dan pemikiran Bung Karno.
Selain itu, sejumlah seniman dan tokoh turut hadir memeriahkan acara, di antaranya penyair Ferry Sandi dan musisi Once Mekel.
Faisyal juga berharap kehadiran para seniman tersebut dapat membantu menyampaikan pesan-pesan kebangsaan kepada masyarakat melalui karya seni.
Lebih jauh, kegiatan itu juga ditujukan untuk menumbuhkan semangat nasionalisme di kalangan anak muda. Menurut Faisyal, generasi muda perlu memahami bahwa Bung Karno juga memulai perjuangannya saat masih berusia muda.
“Anak-anak muda jangan alergi terhadap ide dan gagasan Bung Karno. Ketika Bung Karno memiliki cita-cita memerdekakan bangsa ini, usianya juga masih sangat muda. Karena itu, anak muda jangan pernah takut mengabdikan diri untuk bangsa dan negara,” tuturnya. (sp/pr)










