Scroll untuk baca artikel

Suara Jabar

Pemkab Bekasi Alokasikan Rp1,6 Miliar Bangun Balai Penyuluhan Pertanian

×

Pemkab Bekasi Alokasikan Rp1,6 Miliar Bangun Balai Penyuluhan Pertanian

Sebarkan artikel ini
Foto Ilustrasi

SUARAPENA.COM – Pemerintah Kabupaten Bekasi tengah mengalokasikan anggaran sebesar Rp1,6 Miliar untuk membangun dua unit balai penyuluhan pertanian.

Hal tersebut diungkapkan oleh Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Cipta Karya Kabupaten Bekasi Beni Saputra di Cikarang, Selasa (6/9/2022).

Advertisement

Scroll untuk terus membaca

Sejauh ini, pemerintah daerah telah menetapkan dua lokasi pembangunan balai penyuluhan pertanian di dua kecamatan.

Dua kecamatan yang akan dibangun balai penyuluhan pertanian tersebut yakni di Kecamatan Tambun Utara dan Cikarang Selatan.

“Pembangunan infrastruktur ini rencananya di wilayah utara dan selatan, (ini juga) sekaligus sebagai upaya pemerintah daerah (dalam) mengoptimalkan potensi perekonomian dari sektor pertanian,” ucap Beni.

Berita Terkait:  Kerja sama yang Baik jadi Kunci Sukses Pembangunan

Bersumber dari APBD tahun anggaran 2022, Beni merinci untuk pembangunan di wilayah Tambun Utara ditaksir sebesar Rp941 juta. Sedangkan untuk di wilayah Cikarang Selatan sebesar Rp698 juta.

Selain itu, Pemkab Bekasi juga direncanakan pada tahun ini akan melakukan rehab balai penyuluhan di Kecamatan Pebayuran.

Rehab tersebut menggunakan alokasi anggaran yang sama.

“Rehab balai penyuluhan di Kecamatan Pebayuran anggarannya sekitar Rp308 juta. Saat ini baik yang dibangun maupun direhab sudah masuk tahap lelang,” katanya.

Berita Terkait:  Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Bahas Persetujuan KKPR

Sementara, Ketua DPRD Kabupaten Bekasi Holik Qodratullah berharap pembangunan balai penyuluhan pertanian dapat segera terealisasi, sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat.

Keberadaan balai penyuluhan pertanian, menurut Holik dapat menunjang penyelenggaraan pertanian seperti penyusunan program penyuluhan, penyediaan dan penyebarluasan informasi teknologi pertanian.

Di samping itu, dapat juga memfasilitasi pengembangan kelembagaan pertanian dan meningkatkan fasilitas penyuluhan petani.

“Semoga pembangunan bisa selesai dengan baik sesuai dengan perencanaan, sehingga hasilnya bisa dirasakan manfaatnya oleh petani-petani kita,” pungkasnya. (Sng)

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suarapena.com | Suara Pena Mata Hati Bangsa

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

Berlangganan