Suarapena.com, TANGERANG – Alat bantu merupakan kebutuhan pokok yang sangat mempengaruhi partisipasi warga penyandang disabilitas dalam berbagai bidang pembangunan. Oleh karena itu, setiap tahunnya Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang bekerja sama dengan Dinas Sosial (Dinsos) Kota Tangerang memiliki program peningkatan kualitas hidup, dengan memberikan alat bantu disabilitas untuk mereka yang memerlukan di 13 kecamatan.
Hal ini sebagai langkah untuk melindungi, menghargai, mengembangkan dan memenuhi hak-hak warga penyandang disabilitas, sesuai dengan UU Nomor 11/2009 tentang Kesejahteraan Sosial, UU Nomor 19/2011 tentang pengesahan konvensi hak-hak penyandang disabilitas, Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 52/2019, serta PP Nomor 52/2019 tentang Penyelenggaraan Kesejahteraan Sosial Bagi Penyandang Disabilitas.
Kepala Dinas Sosial, Kota Tangerang, Mulyani menyampaikan ditahun 2023 ada 277 unit alat bantu disabilitas yang diberikan ke masyarakat Kota Tangerang. Baik dari APBN Kemensos atau APBD Dinsos Kota Tangerang.
Secara detail yang diberikan di tahun 2023 ini, diantaranya 170 kursi roda, 77 Alat Bantu Dengar, 17 tongkat disabilitas, 10 walker, satu tangan palsu, satu sepatu AFO, dan satu kaki palsu.
“Ini sebagai komitmen nyata Dinsos Kota Tangerang dalam meningkatkan kemampuan para penyandang disabilitas dalam melakukan aktivitasnya. Dalam hal ini bertujuan untuk mewujudkan harkat dan martabat penyandang disabilitas di mata masyarakat umum, terpenuhinya hak-hak dasar, serta mengantisipasi terjadinya praktik diskriminasi,” ujar Mulyani.
Selanjutnya, dengan bantuan ini, kondisi penyandang disabilitas bisa menjadi lebih baik dari kondisi sebelumnya. Terlebih, mereka dapat menjalankan fungsi sosialnya di lingkungan masyarakat dan hidup mandiri.
“Mereka yang tadinya hanya didalam rumah saja, tiduran saja atau duduk saja. Dengan kursi roda ini, bisa keluar rumah dan bersosialisasi dengan lingkungan. Terlebih, mereka bisa melakukan aktifitas yang lebih produktif untuk peningkatan kualitas hidup mereka,” harap Mulyani, Selasa (17/10/2023).
Ia pun berharap, lebih banyak masyarakat Kota Tangerang yang mengetahui program bantuan alat bantu untuk disabilitas atau lansia ini. “Sehingga yang merasakan program ini bisa lebih banyak lagi. Keberadaan Pemkot Tangerang pun kian terasa oleh masyarakat yang lebih luas lagi,” katanya. (sng/pr)










