Scroll untuk baca artikel

NewsSuara Jakarta

Pramono Bilang Tarif Baru Transjakarta Masih Dikaji

×

Pramono Bilang Tarif Baru Transjakarta Masih Dikaji

Sebarkan artikel ini
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung sebut Pemprov DKI masih kaji usulan kenaikan tarif Transjakarta dan Transjabodetabek.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung sebut Pemprov DKI masih kaji usulan kenaikan tarif Transjakarta dan Transjabodetabek.

Suarapena.com, JAKARTA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tengah mengkaji usulan penyesuaian tarif layanan Transjakarta dan Transjabodetabek yang disampaikan Dewan Transportasi Kota Jakarta (DTKJ). Kajian dilakukan dengan mempertimbangkan besaran subsidi yang harus disiapkan agar kebijakan tersebut tidak membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan, laporan dari DTKJ telah diterima dan saat ini sedang dipelajari oleh jajaran Pemprov DKI. Menurut dia, pemerintah akan melakukan perhitungan secara menyeluruh sebelum memutuskan kebijakan terkait tarif transportasi umum.

Advertisement

Scroll untuk terus membaca

“Laporan DTKJ sudah masuk kepada kami. Kami sedang mempelajari itu, dalam minggu-minggu depan ini kami segera menghitung kembali,” kata Pramono, Kamis (9/7/2026).

Berita Terkait:  APBD DKI Jakarta 2026 Rp 81,32 Triliun, Fokus Banjir, Transportasi, hingga Pendidikan

Pramono menjelaskan, penyesuaian tarif tidak hanya mempertimbangkan besaran tarif yang akan diberlakukan, tetapi juga kemampuan pemerintah daerah dalam memberikan subsidi. Hal itu dinilai penting agar layanan transportasi publik tetap berjalan dengan dukungan anggaran yang berkelanjutan.

“Untuk memutuskan kenaikan Transjakarta dan semuanya, termasuk Transjabodetabek, tentunya kami harus melihat bagaimana dengan subsidi yang harus dihitung dan dilakukan untuk itu,” ujarnya.

Ia menambahkan, pembahasan mengenai penyesuaian tarif saat ini masih berlangsung bersamaan dengan pembahasan APBD bersama DPRD DKI Jakarta. Meski demikian, pemerintah menjadikan kebijakan tersebut sebagai salah satu agenda prioritas yang akan segera diputuskan.

Berita Terkait:  Normalisasi Kali Ciliwung Kembali Berjalan Usai Terhenti Sejak 2017

“Sekarang ini sedang dalam tahap pembahasan APBD dengan DPRD Provinsi DKI Jakarta, tetapi itu menjadi prioritas untuk segera diputuskan,” kata Pramono.

Pramono memastikan, apabila nantinya diberlakukan penyesuaian tarif, kebijakan tersebut akan diarahkan kepada masyarakat yang dinilai mampu secara ekonomi. Sementara itu, program transportasi gratis bagi 15 golongan masyarakat akan tetap dipertahankan.

Menurut dia, Pemprov DKI akan terus memperluas pemanfaatan layanan transportasi gratis bagi kelompok penerima manfaat agar akses terhadap angkutan umum tetap terjaga.

“Sehingga dengan demikian, siapa pun yang nanti mengalami kenaikan pasti memang orang-orang yang mampu untuk itu,” kata Pramono. (sp/bj)

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suarapena.com | Suara Pena Mata Hati Bangsa

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca