Suarapena.com, MAKASSAR – Puluhan hingga ratusan calon peserta didik baru memadati SMA Negeri 21 Makassar pada Kamis (4/6/2026). Mereka datang membawa berkas pendaftaran untuk mengikuti proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jalur Zonasi 1, Afirmasi, dan Notasi.
Sejak pagi, para pendaftar tampak antre untuk menjalani verifikasi dokumen di sekolah. Sesuai petunjuk teknis Dinas Pendidikan Sulawesi Selatan, pendaftaran untuk jalur tersebut dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, yakni 4, 5, dan 8 Juni 2026. Seluruh calon siswa diwajibkan lebih dahulu melakukan pendaftaran secara daring sebelum mendatangi sekolah.
Di lokasi, panitia PPDB SMA Negeri 21 Makassar memperketat proses verifikasi berkas guna memastikan keabsahan data kependudukan peserta. Pemeriksaan dilakukan secara langsung, termasuk pemindaian Kartu Keluarga (KK) yang telah dilengkapi kode batang (barcode).
“Kita menjaga integritas, jadi harus melihat langsung berkas dan memindai (barcode) Kartu Keluarga (KK) yang ada. Untuk jalur Zonasi, penilaian paling utama adalah gabungan antara KK dan nilai TKA (Tes Kemampuan Akademik),” ujar Panitia SPMB SMA Negeri 21 Makassar, Sastriani, Kamis (4/6/2026).
Ia menjelaskan, persaingan pada jalur Zonasi 1 cukup ketat lantaran kuota yang tersedia terbatas. Tahun ini, SMAN 21 Makassar hanya menyediakan 65 kursi untuk jalur tersebut.
Kelulusan peserta, kata dia, ditentukan berdasarkan pemeringkatan nilai gabungan dari tertinggi hingga memenuhi kuota yang ditetapkan.
Selain ketatnya seleksi, panitia juga menemukan sejumlah kendala teknis pada hari pertama pelaksanaan verifikasi. Beberapa Kartu Keluarga tidak terdeteksi saat dipindai, sementara sebagian lainnya masih menggunakan dokumen lama yang belum dilengkapi barcode.
“Banyak KK yang tidak terdaftar saat dipindai. Ada juga yang masih menggunakan KK model lama yang belum memiliki barcode. Jika ada temuan seperti itu, kami arahkan orang tua siswa ke kantor kecamatan untuk melakukan pembaruan data,” kata Sastriani.
Hingga hari pertama, proses verifikasi faktual di SMA Negeri 21 Makassar masih berlangsung padat. Panitia memperkirakan lonjakan pendaftar akan terus terjadi hingga penutupan gelombang pertama pada Senin mendatang. (sp/dir)










