Scroll untuk baca artikel

NewsPar-Pol

Ribuan Warga Terindikasi Gangguan Jiwa, DPR Desak Penanganan Terpadu

×

Ribuan Warga Terindikasi Gangguan Jiwa, DPR Desak Penanganan Terpadu

Sebarkan artikel ini
Tingginya angka warga yang terindikasi gangguan jiwa disorot Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Abidin Fikri.
Tingginya angka warga yang terindikasi gangguan jiwa disorot Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Abidin Fikri.

Suarapena.com, SUKABUMI – Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Abidin Fikri, mengangkat alarm serius atas tingginya angka warga Kabupaten Sukabumi yang terindikasi mengalami gangguan jiwa. Berdasarkan data Dinas Kesehatan, sekitar 3.000 orang di daerah ini diduga ODGJ (Orang dengan Gangguan Jiwa), sebuah jumlah yang memerlukan perhatian segera dan tindakan konkret.

Dalam kunjungannya ke Sentra Phalamartha, pusat penanganan ODGJ yang dikelola Kementerian Sosial, Abidin melihat secara langsung kondisi penanganan saat ini yang baru mampu menjangkau sekitar 160 pasien. Sentra ini sendiri memiliki wilayah kerja yang luas, mencakup sembilan kabupaten di Jawa Barat dan beberapa daerah di Sumatera Selatan.

Advertisement

Scroll untuk terus membaca

Abidin menyoroti pentingnya pendekatan humanis dalam merawat ODGJ. “Saya melihat bagaimana mereka diajak bernyanyi dan bergembira. Kebahagiaan sederhana seperti ini ternyata krusial untuk menghindari halusinasi yang bisa memperburuk kondisi mereka,” ungkapnya, Kamis (18/9/2025).

Berita Terkait:  DPR Desak Pemerintah Percepat Pemulangan 58 Ribu Jemaah Umrah Terdampak Konflik

Politisi ini juga menegaskan bahwa meski Kementerian Sosial tengah menambah program pembangunan Sekolah Rakyat, penanganan ODGJ harus tetap menjadi prioritas utama. “Anggaran untuk perawatan ODGJ jangan sampai berkurang, malah harus diperkuat agar penanganan lebih efektif,” tegas Abidin.

Berita Terkait:  Komit Atasi Banjir Subang, Kang Maman: Kita Serius Cari Solusi

Dia menekankan perlunya kolaborasi terpadu dari pemerintah pusat, daerah, hingga DPR untuk memastikan Sentra Phalamartha dapat menjangkau seluruh wilayah terdampak, termasuk Sukabumi dan sekitarnya. “Masalah kesehatan jiwa ini harus mendapat perhatian serius, jangan sampai terabaikan,” pungkasnya. (r5/aha)

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suarapena.com | Suara Pena Mata Hati Bangsa

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca