Scroll untuk baca artikel

Suara Jabar

Saat Susur Sungai Cikeas Pegiat Lingkungan Lihat Ada Tumpukan Sampah Dan Saluran Pipa Pembuangan Limbah Pabrik

×

Saat Susur Sungai Cikeas Pegiat Lingkungan Lihat Ada Tumpukan Sampah Dan Saluran Pipa Pembuangan Limbah Pabrik

Sebarkan artikel ini

Suarapena.com, BEKASI – Kelompok gabungan Pencinta Lingkungan melakukan susur sungai cikeas menggunakan dua perahu dengan melibatkan Karang Taruna (Katar), Banser NU Tagana, Ketua forum RW, KP2C, Pokdarwis Jatusumbi dan Yayasan Adam Hawa, pada Minggu (23/7/2023). Hal itu dilakukan kelompok tersebut untuk menjajaki terkait potensi wisata air.

Tim gabungan susur sungai para kelompok pencinta lingkungan itu dimulai di titik jembatan mendu RW01 Kelurahan Jatirangga, Jatisampurna, Kota Bekasi dengan jarak tempuh kurang lebih 6,5 km finish dititik wisata Jatusumbi dan Kramat Sumur Binong.

Advertisement

Scroll untuk terus membaca

Ironisnya, saat melakukan susur sungai tersebut tim gabungan dikagetkan dengan keberadaan lubang besar pipa saluran pembuangan limbah dibibir sungai Cikeas yang melintasi jalan milik perumahan CBD dari atas lokasi pemukiman warga atas ke bawah jalan CBD hingga ke sungai Cikeas dan keberadaan dua lokasi TPS liar yang cukup luas baik masuk daerah Kota Bekasi dan Kabupaten Bogor.

Berita Terkait:  DLH Kota Bekasi Pastikan Aliran Limbah Dari Dua Pabrik Bakso di Jatirangga Sudah Ditutup

Saat melakukan susur sungai pada jarak kurang lebih 800 meter dari titik awal ditemukan pipa besar diduga pembuangan limbah pabrik bakso. Kemudian pada jarak kurang lebih 5 km dekat dengan jembatan Jatirangga perbatasan Bekasi dan Bogor ditemukan dua lokasi TPS liar, parahnya titik TPS liar yang masuk wilayah Jatisampurna kota Bekasi itu sudah sangat mengkhawatirkan karna berdekatan dengan bibir sungai dan berpotensi 99% jika debit air kali Cikeas meluap sampahnya terbawa arus sungai.

Lokasi TPS Liar Di RW10 Kel.Jatirangga, Jatisampurna, Kota Bekasi

*. Lama Dibiarkan Dinas LH Jabar Dan Kota Bekasi

Via telpon selular, Kang Abel, dari Yayasan Adam Hawa mengatakan bahwa persoalan Limbah pabrik bakso dan Tumpukan sampah di badan sungai Cikeas sudah pernah dilaporkan baik ke DLH Provinsi Jabar dan Kota Bekasi. Tapi sepertinya sampai saat ini belum ada tindakan tegas.

“Waktu saya masih di tim patroli sungai DLH Jabar, persoalan tumpukan sampah dan limbah pabrik bakso yang langsung dibuang ke Kali itu sudah pernah dilaporkan. Tapi sampai sekarang sepertinya masih belum ada tindak lanjutnya, jejak digital masih ada kok,” ujarnya membeberkan.

Berita Terkait:  Sejak Januari Petugas Kebersihan Lingkungan DLH Kota Bekasi Gajinya Di Potong 500 Ribu

Masih katanya, DLH Kota Bekasi mengetahui keberadaan limbah pabrik bakso itu karena pernah turun susur sungai dengan Dirjen KLHK. “Saat itu salah satu yang jadi sorotan terkait keberadaan tumpukan sampah di badan sungai Cikeas tepatnya di kawasan Jatirangga itu,” kata Kang Abel.

Menurutnya, kang Abel menambahkan, persoalan sampah di hilir seperti Kali Bekasi tidak akan selesai jika tidak ada tindakan tegas di hulunya. Salah satu penyumbang sampah dari tempat pembuangan sampah adalah berada di sepadan Kali Cikeas wilayah Jatirangga karena lokasi TPS liarnya cukup luas.

“Ribuan meter persegi Luas di titik lokasi TPS liar itu. Dan kondisinya sudah cukup lama menumpuk dan setiap hari bertambah yang dikelola oleh oknum tidak bertanggung jawab,” paparnya. (Yudhi)

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suarapena.com | Suara Pena Mata Hati Bangsa

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca