SUARAPENA.COM – Sarmilih, warga Kelurahan Jatiluhur Rt 08 RW 02, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi, Jawa Barat tak bisa banyak berkomentar. Dia hanya mengucapkan terima kasih kepada Ketua RT dan tokoh masyarakat setempat lantaran kondisi rumahnya kini sudah jauh lebih baik.
Pria berusia 75 tahun itu ialah salah seorang penerima bantuan bedah rumah dengan dana swadaya warga RT 08 kelurahan Jatiluhur, Jatiasih, Kota Bekasi.
“Senang sekali, terimakasih banyak,” kata Sarmilih di kediamannya saat acara serah terima kunci.
Dia tak banyak bercerita mengenai kondisi rumah sebelum dibedah. Namun dari foto yang disampaikan Sarmilih, rumah tersebut tampak kondisi yang tidak rapi mulai dari atap, dinding, hingga lantai rumahnya.
Itu berbeda dengan kondisi yang ada saat ini. Setelah dibedah, rumah tersebut terlihat jauh lebih baik. Rumah Sarmilih sudah tertata rapi. Lalu, temboknya bercat putih bersih dengan pintu dan jendelanya pun tampak indah dengan warna cokelat.
Ketua RT 08/02 kelurahan Jatiluhur, Naer Sulaiman, mengatakan, ini merupakan program dari tokoh masyarakat setempat .
“Kami bersama warga dan tokoh masyarakat ingin mencoba membantu warga yang ada diwilayah kami dengan membantu masyarakat khususnya dalam pemenuhan rumah layak huni,” jelasnya.
Ia juga menambahkah, sebenarnya rumah tersebut sudah masuk dalam daftar prioritas pembangunan rumah tidak layak huni (rutilahu) dari program pemerintah BKM.
“Rumah pak Sarmilih memang sudah kami ajukan dan sudah masuk prioritas yang akan dibangun melalui program rutilahu BKM. Lantaran waktunya juga masih lama, akhir ada usulan dari warga agar kami berswadaya membangun rumah ini,” imbuhnya.
Sementara itu, salah satu warga yang merupakan inisiator bedah rumah, Umam (55) mengatakan, awalnya rumah tersebut memang kurang bagus, kurang enak dipandang. Hingga akhirnya dirinya mengajak warga dan jamaah pengajiannya untuk bersama-sama berswadaya membedah rumah tersebut.
“Alhamdulillah setelah kami rembukan, akhirnya kami sepakat untuk membangun rumah Pak Sarmilih. Kegiatan seperti ini sangat baik untuk membangkitkan rasa kepedulian antar warga,” katanya.
Ia, juga berharap, kegiatan seperti ini dapat dijadikan sebagai motivasi dan dapat ditiru yang lain.
“Meskipun sudah ada program rutilahu dari pemerintah, namun tidak ada salahnya kalau kita juga ikut berperan dalam membantu program pemerintah tersebut. Kalau masalah dana sih saya rasa bisa darimana saja, yang penting ada niatnya “. tukasnya.
Umam mengaku menghabiskan sekitar 11 jutaan untuk membedah rumah dari hasil swadaya. Dia berharap, dari kegiatan seperti ini hubungan antar warga dapat semakin erat.
” Harapannya kami dengan kegiatan seperti semakin mempererat hubungan antar warga,” pungkasnya. (saim)










