Suarapena.com, BANDUNG – Warga Kota Bandung kini dapat menikmati sajian seafood khas pesisir Pantai Madasari Pangandaran tanpa harus menempuh perjalanan jauh ke pantai selatan Jawa Barat. Sebuah rumah makan tradisional bernama Sagara Madasari resmi dibuka di Jalan Bahureksa No. 22, Bandung, dengan menghadirkan konsep kuliner seafood bernuansa pantai.
Restoran ini menawarkan pengalaman bersantap yang berbeda. Selain menyajikan hidangan laut segar, pengunjung juga diajak merasakan suasana pesisir melalui ornamen khas pantai serta iringan suara deburan ombak yang diputar di area makan.
Supervisor Floor Sagara Madasari, Eka, mengatakan bahwa konsep restoran ini terinspirasi dari tradisi makan seafood masyarakat pesisir Pantai Madasari Pangandaran.
“Kami mulai soft opening sejak November 2025. Konsepnya tradisional seafood, di mana pengunjung diarahkan terlebih dahulu ke area pasar untuk memilih langsung seafood yang diinginkan, mulai dari jenis ikan hingga metode pengolahannya,” ujar Eka, Sabtu (27/12/2025).
Beragam pilihan seafood tersedia, seperti lobster, kepiting hidup, serta berbagai jenis ikan segar, di antaranya ikan kue, kakap merah, bawal, kerapu, layur, dan udang. Beberapa menu yang menjadi favorit pengunjung adalah ikan kue bakar dan udang kecap pedas khas Madasari.
Keunikan lain dari Sagara Madasari terletak pada pilihan sambalnya. Restoran ini menyediakan tujuh jenis sambal yang disajikan dengan konsep buffet, sehingga pengunjung bebas mengambil sesuai selera. Sambal tersebut antara lain sambal colo-colo, dabu-dabu, sambal terasi khas Pangandaran, sambal matah, sambal nanas, serta kecap manis dan kecap kacang.
Tak hanya makanan, minuman khas juga menjadi daya tarik tersendiri. Salah satunya adalah Es Kelapa Sagara, minuman kelapa segar dengan tambahan buah-buahan dan jelly. Minuman ini dapat dinikmati di area restoran yang dilengkapi pasir dan pohon kelapa yang didatangkan langsung dari pesisir pantai selatan.
Selain itu, Sagara Madasari juga menjual berbagai oleh-oleh khas Pangandaran, seperti ikan asin, terasi asli Pangandaran, dan kerupuk terasi yang dipajang di sejumlah sudut ruangan.
Eka menambahkan, pihaknya bekerja sama langsung dengan nelayan di wilayah Pangandaran untuk memenuhi kebutuhan bahan baku.
“Kami mengutamakan suplai seafood langsung dari nelayan Pangandaran sebagai bentuk dukungan terhadap pemberdayaan nelayan lokal sekaligus menjaga kualitas dan cita rasa,” kata dia.
Sagara Madasari buka setiap hari mulai pukul 11.00 hingga 22.00 WIB. Khusus akhir pekan, jam operasional diperpanjang hingga pukul 23.00 WIB. Dengan konsep tersebut, restoran ini menjadi alternatif destinasi kuliner seafood bernuansa pantai di tengah Kota Bandung. (sp/mis)










