Scroll untuk baca artikel

NewsSuara Sulsel

Setelah Kapal Nelayan Tenggelam di Laut Masalembo 18 Korban Berhasil Diselamatkan

×

Setelah Kapal Nelayan Tenggelam di Laut Masalembo 18 Korban Berhasil Diselamatkan

Sebarkan artikel ini
Insiden kapan nelayan tenggelam di laut Masalembo, 18 orang berhasil diselamatkan, Selasa (20/1/2026).
Insiden kapan nelayan tenggelam di laut Masalembo, 18 orang berhasil diselamatkan, Selasa (20/1/2026).

Suarapena.com, MAKASSAR – Sebanyak 18 nelayan yang mengalami kecelakaan laut di perairan Masalembo, Laut Jawa, berhasil diselamatkan oleh kapal penumpang KM Egon, armada milik PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI), Selasa (20/1/2026).

Informasi awal diterima KM Egon dari Masalembo Radio sekitar pukul 14.00 waktu setempat. Lokasi kejadian berada di koordinat 05°31.152’ LS dan 114°04.103’ BT, dengan jarak sekitar 47 mil laut dari posisi kapal.

Advertisement
Scroll untuk terus membaca

Menindaklanjuti laporan tersebut, nakhoda KM Egon langsung mengubah haluan dan bergerak menuju lokasi kejadian. Proses evakuasi mulai dilakukan sekitar pukul 15.30 waktu setempat, ketika kapal sudah berada sekitar empat mil laut dari titik kejadian.

Berita Terkait:  Dalam Catatan Diskon Tiket Kapal Pelni Sudah Terserap 91 Persen

Seluruh korban yang merupakan awak kapal nelayan KM Puji Manunggal Sejati berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat. Proses penyelamatan dinyatakan selesai pada pukul 17.32 waktu setempat di perairan Laut Jawa.

“Sebanyak 18 orang berhasil dievakuasi dan semuanya selamat. Saat itu KM Egon sedang berlayar dari Batulicin menuju Surabaya dengan estimasi tiba pukul 05.12 waktu setempat,” kata Didik Hariyanto, Mualim KM Egon.

Berita Terkait:  Diskon Tiket Kapal Pelni Masih Tersedia 32 Persen, Penjualan Tembus 265 Ribu Tiket

Saat ini, seluruh nelayan yang diselamatkan berada di atas KM Egon dan direncanakan diturunkan di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, untuk penanganan lebih lanjut. (sp/dir)

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suarapena.com | Suara Pena Mata Hati Bangsa

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca