Scroll untuk baca artikel

HeadlineKulturalSuara Jateng

Setelah Menempuh 2.600 Kilometer, 32 Biksu Thudong Khusuk Rayakan Waisak di Candi Borobudur

×

Setelah Menempuh 2.600 Kilometer, 32 Biksu Thudong Khusuk Rayakan Waisak di Candi Borobudur

Sebarkan artikel ini

Pada kesempatan itu, Bante Dhammavuddho juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada petugas keamanan. Sebab, pengamanan yang dilakukan menjadikan perayaan Waisak aman dan nyaman.

Seperti diketahui, pembangunan kawasan Borobudur dilakukan sinergis. Secara khusus Gubernur Jateng Ganjar Pranowo ditunjuk menjadi mandor penataan kawasan Borobudur.

Advertisement

Scroll untuk terus membaca

Beberapa proyek mendapat perhatian dari Ganjar. Ini dilakukan agar pembangunannya dipercepat. Di antaranya, proyek pengolahan sampah di Desa Tuksongo, pembangunan community center Desa Kembanglimus, pembangunan gerbang Palbapang, dan pengembangan desa akses budaya Mendut-Pawon di Desa Bojong Magelang.

Berita Terkait:  Parade Waisak di Jateng, Ganjar: Semoga Semua Berbahagia

Perhatian pun disertai dengan solusi agar pembangunan di kawasan tersebut cepar rampung.

Ritual Thudong dan Dukungan Ganjar

Selain telah lepas dari pandemi, Waisak 2023 menjadi istimewa dengan kedatangan 32 bikkhu yang melakukan ritual Thudong dari Thailand ke Borobudur di Magelang Jawa Tengah. Menurut Bante Dhammavuddho, antusiasme warga menyambut menjadi spirit tersendiri bagi para biksu melakoni ritual kuna tersebut.

Berita Terkait:  Melihat Lebih Dekat Perayaan Waisak 2567 di Pelataran Candi Borobudur

Ia menyebut, puluhan biksu tersebut menempuh jarak 2.600 kilometer. Di Jawa Tengah mereka juga mendapat sambutan, di sepanjang jalan yang mereka lewati.

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suarapena.com | Suara Pena Mata Hati Bangsa

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca